Coca-Cola Foundation Sediakan Layanan Air Bersih Bagi MBR

  • Bagikan
Coca-Cola Foundation Indonesia didukung The Coca-Cola Foundation bersama USAID, PDAM dan Perkumpulan Arta Jaya melakukan kerja sama untuk menyediakan akses layanan air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)di Medan, Sumatera Utara.
Coca-Cola Foundation Indonesia didukung The Coca-Cola Foundation bersama USAID, PDAM dan Perkumpulan Arta Jaya melakukan kerja sama untuk menyediakan akses layanan air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)di Medan, Sumatera Utara.

MEDAN (Waspada): Coca-Cola Foundation Indonesia didukung The Coca-Cola Foundation bersama USAID, PDAM dan Perkumpulan Arta Jaya melakukan kerja sama untuk menyediakan akses layanan air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)di Medan, Sumatera Utara.

Sebanyak 400 rumah warga MBR di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan dan Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan menerima manfaat dari layanan air bersih melalui Program Master Meter.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meresmikan Master Meter di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (2/12) siang. Dia, mengatakan akases terhadap air berkualitas merupakan kunci dari pembangunan ekonomi dan sosial suatu negara.

“Kami sangat mendukung program ini sebagai salah satu solusi untuk menjawab tantangan penyediaan fasilitas air minum perpipaan dan sanitasi yang layak bagi masyarakat, terutama untuk menjangkau mereka yang tinggal di daerah terpencil,” sebut Edy.

Edy menjelaskan, kerja sama ini dapat membantu target Pemerintah dalam mendorong percepatan distribusi pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat di Kota Medan.

“Sekaligus kedepannya dapat menjadi percontohan bagi wilayah lainnya. Dibantu lah, Coca-Cola sebesar Rp700 juta. Tapi, jangan selalu minta bantuan saja. Malu juga saya selaku Gubernur kalian minta bantuan terus,” sebut mantan Pangkostrad itu.

President of The Coca-Cola Foundation, Saadia Madsbjerg menjelaskan, program Master Meter, sebanyak enam unit telah terpasang dan dirancang untuk menyediakan akses air minum perpipaan bagi MBR di Kelurahan Besar dan Kelurahan Rengas Pulau.

“Tersedianya akses air bersih yang memadai diharapkan dapat memberdayakan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di kedua daerah tersebut,” katanya.

The Coca-Cola Foundation (lembaga filantropi internasional The Coca-Cola Company) menyediakan pendanaan bagi inisiatif Master Meter. Sementara Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bekerja sama dengan USAID IUWASH PLUS dalam memantau keberhasilan program di wilayah tersebut. Program ini berupaya meningkatkan akses air minum yang aman, sanitasi, dan kebersihan bagi masyarakat yang terpinggirkan.

“Penyediaan akses air, sanitasi dan kebersihan (WASH) merupakan tiga hal mendasar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. The Coca-Cola Foundation menganggap WASH sebagai prioritas utama untuk mendukung masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah terpencil di Indonesia. Kami bangga dapat memperluas peran kami dalam memobilisasi sumber daya dan memperkuat hubungan kami dengan para mitra,” jelas Saadia.

Fasilitas Master Meter telah beroperasi penuh sejak bulan November 2021 dan akan meningkatkan akses air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak bagi 400 rumah tangga dengan 40% tingkat kesejahteraan terendah di wilayah tersebut.

Jaringan perpipaan sambungan rumah sepanjang 1.679,15 meter telah terhubung ke rumah-rumah warga untuk pemenuhan kebutuhan air bersih dan air minum bagi sekitar 2.000 warga dengan biaya yang lebih rendah dan terjangkau.

Selama ini, masyarakat yang bermukim di wilayah Kelurahan Besar dan Kelurahan Rengas Pulau mengalami masalah kesehatan akibat rendahnya kualitas kebersihan air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, warga yang sebagian besar bermata pencaharian di sektor informal seperti buruh harian, pemulung, penarik becak dan lainnya mengalami kesulitan untuk menjangkau akses instalasi jaringan perpipaan air minum yang ada saat ini dikarenakan keterbatasan ekonomi.

Ketua Pelaksana Coca-Cola Foundation Indonesia, Triyono Prijosoesilo menjelaskan pihaknya sangat mengapresiasi upaya kerja sama antara Pemerintah, USAID, PDAM Tirtanadi, Perkumpulan Arta Jaya dan masyarakat setempat dalam mendukung upaya mendorong percepatan distribusi penyediaan akses air melalui inisiatif Master Meter.

“Melalui Program Air untuk Masyarakat (Community Water Program) dari Coca-Cola, fasilitas Master Meter diharapkan dapat meningkatkan ketahanan air masyarakat dengan menyediakan solusi perpipaan air bersih bagi warga dan juga memajukan taraf hidup mereka melalui penerapan perilaku hidup bersih,” jelas Triyono.

Kemitraan multi-stakeholder ini dijalankan oleh Perkumpulan Arta Jaya, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berbasis di Medan. Sementara penyediaan dan pembangunan instalasi Master Meter dilaksanakan oleh PDAM Tirtanadi dengan dukungan penuh dari sejumlah kelompok swadaya masyarakat (KSM) dalam pengelolaannya.

Bersama dengan berbagai kelompok swadaya masyarakat tersebut, warga akan mengelola penggunaan, pemeliharaan dan iuran rutin fasilitas Master Meter yang telah terpasang di setiap lokasi.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Kabir Bedi mengatakan sistem perpipaan Master Meter diharapkan dapat memberikan manfaat berupa solusi sambungan perpipaan air bersih bagi masyarakat yang bermukim di wilayah informal atau yang secara teknis tidak terjangkau oleh pelayanan sambungan perpipaan rumah reguler PDAM.

“Program ini akan memberikan dukungan teknis bagi PDAM Tirtanadi untuk pendistribusian perpipaan air minum secara lebih luas kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kelurahan Besar dan Kelurahan Rengas Pulau,” kata Kabir.

Urban Environment Officer, USAID Indonesia, Hung Vo, memastikan akses yang adil terhadap layanan air bersih dan sanitasi merupakan tujuan penting yang membutuhkan kontribusi dari banyak sektor. USAID dengan bangga mendukung kerja sama penting ini melalui IUWASH PLUS.

“Kemitraan kami mendukung PDAM Tirtanadi, Perkumpulan Arta Jaya, dan kelompok masyarakat untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Master Meter dengan lebih baik dan memastikan bahwa sistem tersebut melayani masyarakat dengan baik,” ucapnya.

Ia mengatakan bersama-sama pihaknya membantu masyarakat rentan di Medan untuk mendapatkan akses ke fasilitas air bersih, memungkinkan mereka untuk mempraktikkan perilaku higienis yang baik, termasuk mencuci tangan dengan sabun untuk melindungi mereka dari penyakit.

“Kemudian mewujudkan masyarakat yang lebih sehat untuk generasi mendatang,” tandas Hung Vo. (m31)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *