BNI Wilayah 01 Medan Pertajam Penyaluran KUR Klasterisasi Sumatera Utara

  • Bagikan
Jajaran manajemen BNI berfoto bersama Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto; dan alumni Program Kartu Prakerja.
Jajaran manajemen BNI berfoto bersama Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto; dan alumni Program Kartu Prakerja.

MEDAN (Waspada): Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri acara Optimalisasi penyaluran KUR berbasis Klaster Usaha dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemulihan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara, dalam kunjungan kerjanya di Sumatera Utara 8 – 9 September 2021.

Bentuk inisiasi kerjasama tersebut terimplementasikan melalui pembentukan klaster-klaster unggulan di sektor pertanian. Dimana hal ini sejalan dengan arahan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) bahwa fokus Delapan klaster unggulan (klaster padi, klaster jagung, klaster sawit, klaster tebu, klaster jeruk, klaster tanaman hias, klaster kopi, dan klaster porang).

Klasterisasi ini sangat berdampak kepada perekonomian Indonesia, dimana BNI dapat berperan aktif dalan mempermudah akses pembiayaan dan layan keuangan kepada petani. Sehingga petani diharapkan tidak perlu ragu dalam mengawal musim tanam Oktober – Maret.

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menyampaikan, pemberdayaan kepada UMKM dengan produk yang berorientasi ekspor akan semakin diperluas. Penyaluran KUR BNI telah on the track baik volume penyaluran maupun sasaran penyaluran yaitu kepada UMKM maupun kelompok usaha kecil lainnya. Penyaluran KUR kepada kelompok usaha ini diharapkan membantu UMKM untuk mampu bertahan dalam menghadapi dampak wabah pandemi Covid-19.

Pada kesempatan tersebut, BNI turut memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Ambulans kepada Klinik Pratama Sehat Wahida.

Pemimpin Wilayah 01 Medan Martinus Matondang mengatakan, penyaluran Kredit Usaha Rakyat Klaster merupakan salah satu bentuk dukungan nyata BNI dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Harapannya, melalui sinergi di atas, UMKM mampu mengembalikan daya ungkit yang tinggi dalam ekosistem dari hulu ke hilir di dalam ikatan rantai nilai, baik dalam penyerapan tenaga kerja maupun peningkatan ekspor yang selama ini, meski terkendala karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selanjutnya, Menko Perekonomian melanjutkan rangkaian acara kunjungan kerjanya dengan berdialog bersama 7 alumni Program Kartu Prakerja yang berasal dari berbagai kalangan. Kegiatan Temu Alumni Kartu Prakerja itu digelar di Hotel JW Marriot Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis, 09
September 2021.

“Program Kartu Prakerja telah dilaksanakan sebanyak 19 gelombang. Ini bukti bahwa Program Kartu
Prakerja sesuai dengan minat dan kebutuhan masyarakat,” ujar Airlangga.

Dalam pertemuan dengan moderator Rudy Salahudin selaku Deputi IV Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Para alumni Program Kartu Prakerja itu menceritakan kembali kisah perjuangan mereka dihadapan Menko Perekonomian Bapak Airlangga.

Beliau mengakui Program Kartu Prakerja memperlihatkan keberhasilan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat bahkan di era pandemi covid-19. Hal itu dipaparkan ketika Menko menyaksikan penyaluran Kredit usaha Rakyat (KUR).

“Saya sangat mengapresiasi para alumni Program Kartu Prakerja yang tetap bersemangat mengembangkan kemampuannya dan melihat ini sebagai peluang. Situasi pandemi ini membuat aktivitas kita beralih ke digital. Semangat pantang menyerah ini tentu sangat menginspirasi kita semua,” ujar Menko Airlangga.

Di sisi lain, Airlangga mengingatkan keberhasilan Kartu Prakerja sangat bergantung kepada sikap penerimanya dalam memanfaatkan pelatihan yang ada Menko pun mengajak seluruh penerima Kartu Prakerja agar menggunakan kesempatan ini untuk skilling, upskilling, dan reskilling.

Turut hadir dalam acara ini yaitu Direktur Hubungan Kelembagaan Sis Apik Wijayanto, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Musa Rajekshah, Pemimpin BNI Wilayah 01 Medan Martinus Matondang dan VP Hubungan Kelembagaan BNI Muin Fikri.

Sementara itu Martinus Matondang mengatakan bahwa BNI mendukung kemudahan akses permodalan bagi alumni Pra Kerja yang berminat menjadi wirausaha dan siap menjadi mitra perbankan terdepan dalam peningkatan ekonomi nasional khususnya di Sumatera Utara. (m31)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *