Waspada
Waspada » BI Optimis, Ekonomi Sumut Triwulan II Tumbuh Positif
Ekonomi

BI Optimis, Ekonomi Sumut Triwulan II Tumbuh Positif

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw BI Sumut), Soekowardojo (tengah), menyampaikan prospek pertumbuhan ekonomi Sumut pada acara Bincang Bareng Media (BBM) yang digelar secara offline dan online, di Medan, Kamis (10/6).
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw BI Sumut), Soekowardojo (tengah), menyampaikan prospek pertumbuhan ekonomi Sumut pada acara Bincang Bareng Media (BBM) yang digelar secara offline dan online, di Medan, Kamis (10/6).

MEDAN (Waspada): Perekonomian di Sumatera Utara mulai menunjukkan adanya perbaikan, setelah beberapa periode mengalami kontraksi atau tumbuh negatif. Bahkan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara optimis, pertumbuhan ekonomi Sumut Triwulan II-2021 tumbuh positif.

“Prospek Triwulan II-2021 diproyeksikan lebih tinggi dari Triwulan I-2021. Optimisme perbaikan mengindikasikan ekonomi dapat kembali tumbuh positif yang didukung oleh perkembangan berbagai indikator terkini serta adanya faktor base effect,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw BI Sumut), Soekowardojo, dalam Bincang Bareng Media (BBM) yang digelar secara offline dan online, di Medan, Kamis (10/6).

Perbaikan ekonomi juga dapat dilihat dari terus menguatnya kinerja ekonomi dunia yang akan mendorong akselerasi produksi eksportir dari usaha tambang dan industri pengolahan.

Usaha bangunan dan perdagangan juga akan mengalami akselerasi sejalan dengan semakin
kondusifnya kegiatan operasional proyek baik PSN terkait infrastruktur, optimisme UUCK (Undang Undang Cipta Kerja), dan ekspansi swasta, serta adanya HBKN Idul Fitri yang akan mendorong aktivitas penjualan eceran.

“Dari sisi permintaan, membaiknya ekonomi secara umum akan menjaga pendapatan masyarakat dan penerimaan pajak bagi Pemerintah Daerah sehingga akan menopang konsumsi,” ujarnya.

Berdasarkan tracking terkini, lanjutnya, kondisi perekonomian Sumatera Utara untuk keseluruhan tahun 2021 dapat terakselerasi dibandingkan 2020. Pertumbuhan tersebut diperkirakan menunjukkan indikasi positif sekitar 3-4,5% sejalan dengan optimisme perbaikan ekonomi global maupun nasional.

Menurutnya, perbaikan ekonomi global tersebut diprediksi akan mendorong peningkatan ekspor dari lapangan usaha tradable. Selain itu, adaptasi kenormalan baru diikuti dengan program vaksinasi tidak hanya memberikan dampak kepada aspek kesehatan masyarakat tetapi diprakirakan turut memberikan dampak yang positif kepada perekonomian.

“Hal ini menjadi sinyal positif bagi dunia usaha dan mulai meningkatkan pertumbuhan konsumsi swasta dan investasi. Lebih lanjut, kebijakan Pemerintah untuk memberikan stimulus fiskal dan kebijakan moneter yang cenderung akomodatif diperkirakan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Deputi Kepala KPw BI Sumut, Ibrahim menambahkan, beberapa indikator pemulihan ekonomi Sumut pada Triwulan II-2021 ini dapat dilihat dari sisi permintaan dan penawaran yang diproyeksikan tumbuh lebih baik.

Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga diproyeksikan tumbuh dengan pangsa pasar terhadap PDRB Sumut sebesar 51,51%, Konsumsi Pemerintah tumbuh (6,18%), Investasi tumbuh (30,29%), Ekspor tumbuh (35,93%), dan Impor tumbuh (26,70%). Sedangkan dari sisi penawaran, sektor pertanian tumbuh (21,85%), industri pengolahan tumbuh (19,73%), perdagangan tumbuh (18,9%), dan konstruksi tumbuh (13,33%).

Selain itu, dia juga menyebutkan, kebijakan pemulihan ekonomi perlu terus diperkuat antara lain melalui 5 strategi respon kebijakan, yaitu; pembukaan sektor produktif dan aman, percepatan stimulus fiskal (realisasi anggaran), peningkatan kredit dari sisi permintaan dan penawaran, stimulus moneter dan kebijakan makroprudensial, serta digitalisasi ekonomi dan keuangan, khususnya UMKM. (m31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2