Dua Remaja Putus Sekolah Jalani Assesmen

MEDAN (Waspada): Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael menegaskan, dua remaja putus sekolah yang terlibat demo ricuh akan menjalani assesmen di BNNP Sumut. 

Dua Remaja Putus Sekolah Jalani Assesmen
Kasat Narkoba AKBP Raphael memberikan nasehat kepada dua remaja putus sekolah yang terindikasi narkoba bersama orangtuanya sebelum diserahkan ke BNNP Sumut. Waspada/Rudi Arman

"Keduanya diperingatkan agar tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama," kata Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo didampingi Wakasat, Kompol Pardamean Hutahaen usai melakukan mediasi dengan kedua orangtua remaja putus sekolah, Jumat (4/10).

Dijelaskan, hasil tes urine keduanya terbukti positif narkoba dan Satres Narkoba akan mengirim keduanya ke BNN Sumut agar di assesmen.

 "Dari hasil pemeriksaan, kedua remaja diketahui berinisial, HR, 19, warga Perumnas Mandala, Kec. Percut Sei Tuan, Deliserdang dan AZ, 17, warga Kec. Medan Amplas, mereka sudah putus sekolah. "Keduanya diduga sengaja menyusup ke kerumunan para siswa," katanya.

Menurutnya, AZ saat diamankan mengenakan celana SMA, sedangkan HR memakai pakaian biasa. Saat diinterogasi, kedua remaja itu sudah putus sekolah. "Saat dites urine, HR positif menggunakan sabu dan ganja. Sedangkan AZ positif menggunakan ganja," sebutnya lagi.

Kasat mengimbau, kepada para pelajar yang lain agar tidak ikut-ikutan demo. Begitu juga kepada para orangtua dan guru diminta agar lebih serius memperhatikan anak-anak dan muridnya.

"Sangat disayangkan sekali generasi muda kita terjerumus menggunakan narkoba. Ini harus dijadikan pengalaman berharga dan jangan sampai terulang lagi," harapnya. (m39)