DPD RI Sambut Baik Ajakan Kerjasama China Atasi Sampah Plastik dan Polusi

JAKARTA(Waspada) Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono berharap Indonesia dan China dapat melakukan kerjasama dalam pengelolaan lingkungan, khususnya polusi dan sampah plastik.

DPD RI Sambut Baik Ajakan Kerjasama China Atasi Sampah Plastik dan Polusi
Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono menerima delegasi lembaga perwakilan Provinsi Guangdong, China, dipimpin Direktur Jenderal Komite Perlindungan Lingkungan dan Sumberdaya Prov. Guangdong, SU Yifan , di Ruang Delegasi Pimpinan DPD RI, Nusantara III, Rabu, (6 /11), (Waspada/Ist)

Saat menerima kunjungan delegasi lembaga perwakilan Provinsi Guangdong, China yang dipimpin Direktur Jenderal Komite Perlindungan Lingkungan dan Sumberdaya Prov. Guangdong, SU Yifan , di Ruang Delegasi Pimpinan DPD RI, Nusantara III, Rabu, (6 /11),  Nono mengatakan bahwa sampah plastik merupakan permasalahan yang belum dapat diatasi , baik di Indonesia maupun di China. 

“Khususnya mengenai sampah,  bukan hanya sekedar plastik, Indonesia sudah  menerapkan mengurangi penggunaan plastik untuk gelas. Tidak lagi plastik tapi kaca. Kita tau China juga sedang melakukan upaya itu, kita akan nanti belajar juga ke China,” ujar Nono dalam relisnya kepada wartawan parlemen.

Nono menekankan perlu ada solusi persoalan sampah  karena bumi harus dijaga habitatnya agar tidak mewariskan kondisi alam yang mengenaskan kepada generasi di masa mendatang.

“China dan Indonesia sama-sama negara tertinggi untuk tingkat polusinya. Kita harus pikirkan bersama solusinya , sama-sama belajar supaya kelak tidak menjadi masalah untuk anak cucu,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Komite Perlindungan Lingkungan dan Sumberdaya Prov. Guangdong, SU Yifan menjelaskan kedatangannya ke DPD RI dalam rangka kunjungan kerjasama antar parlemen. SU Yifan menjelaskan China dan Indonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduk yang besar dan memiliki persoalan lingkungan yang tidak jauh berbeda yaitu tingkat polusi yang tinggi dan sampah yang belum tertangani dengan baik.

Untuk itu, Ia berharap China dapat belajar dari Indonesia tentang penanganan masalah sampah plastik termasuk meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan.(aya)