Dihadiri 15 Negara, Indonesia Tuan Rumah Konferensi Internasional PAUD

JAKARTA (Waspada): Sebanyak 15 negara dipastikan turut serta dalam Konferensi Internasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Keluaraga di Jakarta, 4 sampai 7 November mendatang. Ke-15 negra tersebut diantaranya Afganistan, Australia, Banglades, Filipina, Kamboja, Korea Selatan, Madagaskar, Maroko, Perancis, Tajikistan, Thailand, Timor Leste, dan Yaman.

Dihadiri 15 Negara, Indonesia Tuan Rumah Konferensi Internasional PAUD
Dirjen Paud dan Dikmas Kemdikbud, Harris Iskandar

Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu layanan PAUD dan pendidikan keluarga untuk para pelaku pendidikan. 

Dirjen PAUD dan Dikmas, Harris Iskandar Ph.D dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (1/11) mengatakan Pemerintah Indonesia menyadari bahwa PAUD dan pendidikan keluarga merupakan dua elemen yang tidak dapat dipisahkan, namun masing-masing memiliki fokus kajian. Oleh karena itu, dalam waktu yang bersamaan keduanya dibahas dalam sebuah seminar berskala internasional dengan menghadirkan narasumber, para pakar dari berbagai akademis, praktisi dan penggiat nasional dan internasional di bidang PAUD dan pendidikan keluarga.

"Kami berharap seminar ini dapat memberi dampak positif bagi pengembangan dan peningkatan layanan PAUD dan pendidikan keluarga," kata Dirjen PAUD.

Secara keseluruhan seminar akan dihadiri sebanyak 500 orang. Seminar ini diikuti oleh 15 negara dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pendidikan, akademisi, praktisi dan penggiat PAUD di masing-masing negara. 

Peserta dari dalam negeri berasal dari para penggiat PAUD dan pendidikan keluarga, akademisi, pendidik, tenaga kependidikan, dan organisasi mitra. Yang menjadi pembeda dari seminar kali ini adalah seluruh peserta mengirimkan makalah akademik dan empirik dari 10 topik yang ditentukan. 
Kesepuluh topik tersebut di antaranya Perkembangan Digital di Bidang PAUD dan Pendidikan Keluarga; Akses, Prtisipasi dan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini; Kurikulum dan Pedagogi PAUD; PAUD dan Pendidikan Keluarga dalam Mengembangkan Kesiapan Sekolah; Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini; Isu Gender di PAUD dan Pendidikan Keluarga; Landasan Filosofis PAUD; Kepemimpinan, Guru dan Tenaga Kependidikan; Kelas Pendidikan Keluarga di Satuan PAUD dan 1.000 Hari Kehidupan Pertama. 

"Seluruh makalah yang lolos seleksi ini akan diakomodir pada prosiding internasional yang dipublikasikan oleh Atlantis Press untuk jangkauan diseminasi lebih luas. Kami berharap bukan hanya diseminasi keluaran yang luas yang dapat dicapai, melainkan mutu keilmiahan seminar yang dapat diraih dan dipertahankan, imbuh Harris. 

Atlantis Press merupakan penerbit profesional berbagai prosiding, jurnal dan buku internasional dalam platform akses terbuka. 

Dalam konferensi kali ini, tercatat abstrak yang masuk ke panitia mencapai 227 naskah. Sedangkan yang akan diterbitkan dan dipublikasi melalui jurnal internasional Atlantis Press hanya 50 naskah.(dianw/B).