Darul Mursyid Tunjukkan Konsistensi Prestasi Di M2EE 2019

MEDAN (Waspada): Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) yang beralamat di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan kembali menunjukkan konsistensi prestasinya dengan meraih Juara Umum Tiga pada olimpiade Methodist-2 Education Expo (M2EE) Ke-20 tahun 2019 yang diselenggarakan pada 15-16 November 2019 di SMA Methodist 2 Medan. M2EE ini adalah event tahunan Lomba Sains Plus antar pelajar se-Sumut.

Darul Mursyid Tunjukkan Konsistensi Prestasi Di M2EE 2019
Siswa PDM foto bersama usai meraih Juara Umum Tiga pada olimpiade Methodist-2 Education Expo di Medan, 15-16 November 2019. Waspada/Ist

Yusri Lubis sebagai Wakil Direktur Bidang Pendidikan PDM menerangkan bahwa ada enam bidang study yang diperlombakan dalam event ini yakni, Bahasa Inggris dan Matematika diperlombakan pada Jumat 15 November 2019 sedangkan untuk bidang study Kimia, Fisika, Biologi, Ekonomi diperlombakan pada Sabtu 16 November 2019. Yang mengikuti event ini adalah semua sekolah terbaik di Sumut yang akan beradu cerdas dalam bidang sains. Setelah pengumuman juara atau perolehan medali, PDM berhasil keluar sebagai  Juara Umum Tiga yakni jumlah medali yang diperoleh sebanyak 18 medali yang terdiri dari medali emas sebanyak lima medali, Medali Perunggu sebanyak lima dan Perak sebanyak delapan medali.

Alhamdulilah, tahun 2019 ini PDM kembali bisa merebut Juara Umum Tiga pada event M2EE yang merupakan event bergengsi setiap tahunnya. Bangga dan ucapan terimkasih kami kepada semua anak didik kami yang telah mampu mengharumkan nama PDM di event bergengsi seperti ini. Ini juga menjadi salah satu barometer bagi kami untuk membandingkan kemampuan akademik siswa kami khususnya di bidang sains dengan sekolah-sekolah  terbaik  yang ada di Sumut ini,” ungkap Yusri Lubis.

Meski demikian, kata Yusri Lubis mereka akan terus berupaya untuk menjadi yang terbaik yakni meraih juara Umum Satu di event ini kelak. Karena tahun ke-tahun sang Juara Bertahan belum bisa terkalahkan yakni SMA Sutomo 1 Medan. “Kami sangat bersyukur atas prestasi yang ditorehkan anak didik kami ini. Meski demikian target kami harus bisa merebut Juara Umum Satu dimasa mendatang. Sembari kami akan mengevaluasi titik-titik kelemahan kami,” pungkas Yusri Lubis.

Adapun siswa PDM yang berhasil meraih prestasi di event M2EE ini adalah Raja Akbar memperoleh Medali Emas dua bidang study Matematika, Muhammad Thorik memperoleh medali Perak tiga bidang study Matematika, Fadli memperoleh medali Perak tujuh  bidang study Matematika dan Rian memperoleh medali Perunggu lima bidang study Matematika, Ahmad Kurniawan memperoleh medali Perunggu tujuh bidang study Fisika, Azhar Anas memperoleh medali Perak empat bidang study Fisika, Alfi Hutasuhut memperoleh medali Perak tiga bidang study Fisika, Fatihatun Nikmah memperoleh medali Emas lima bidang study Kimia.

Selanjutnya Sabina Ruwayya memperoleh medali Perunggu tujuh bidang study Biologi, M Sampurna memperoleh medali Perunggu delapan bidang study Biologi, Bintang Puragabaya memperoleh medali Perunggu empat belas bidang study Biologi, Fakhri Khusaini memperoleh medali Perak tiga bidang study Biologi, Dira Anta Qori memperoleh medali Perak lima bidang study Biologi, Khoirunnisa Fitri memperoleh medali Perak enam bidang study Biologi. Mukhlas Mahrawi memperoleh medali  Emas satu bidang study Ekonomi, Raditya Wicaksana memperoleh medali  Emas tiga bidang study Ekonomi, Dimas Ferdi Hasan memeroleh medali Emas lima bidang study Ekonomi, Kholis Zulkarnain memperoleh medali Perak 10 bidang study Ekonomi.

Pada saat yang sama Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA sebagi Direktur PDM mengatakan salah satu yang terpenting dari perolehan prestasi mereka adalah konsistensi dalam meraih juara. Karena konsistensi membuktikan kualitas yang diakui. Tidak sedikit sekolah bisa meraih prestasi tapi juga tidak banyak yang bisa konsisten. Karena memang mempertahankan jauh lebih sulit dibandingkan dengan upaya mengejar atau meraih prestasi tersebut,” sebutnya.

Masyarakat kini sudah bisa menilai bahwa PDM  menjadi saingan atau kompetitor  terberat  diantara sekolah-sekolah unggulan bahkan sekolah umum terbaik lainnya di bidang sains di Sumatera Utara. Dia mengatakan bahwa sejak mereka mengikuti event M2EE ini tahun 2012, PDM selalu berada di posisi Juara Umum Dua dan Tiga. Dan pada M2EE 2019 ini sebagai hasil akhirnya juara umum satu SMA Sutomo 1 Medan, Juara umum dua SMA Plus Del Laguboti, Juara umum tiga Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM), Juara umum empat SMA CTF Medan dan juara umum lima SMA Sutomo 2 Medan.

“Perolehan prestasi sebagai Juara Umum Tiga adalah bukti bahwa PDM  memiliki deretan prestasi dan daya saing yang kuat di semua event olimpiade sains. Satu lagi yang cukup membanggakan bagi kami adalah bahwa PDM satu-satunya peserta dari kalangan Pesantren dan bisa menjadi salah satu yang terbaik,” pungkas Jafar.(m08)