500 Seniman dan Budayawan Vaksinasi Tahap II - Waspada

500 Seniman dan Budayawan Vaksinasi Tahap II

  • Bagikan
Seniman Asih Welas saat menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (20/5)

JAKARTA (Waspada): Bertepatan dengan 113 tahun Hari Kebangkitan Nasional, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meninjau pelaksanaan vaksinasi tahap kedua bagi sedikitnya 500 budayawan, sastrawan, pelaku seni pertunjukan, pelaku perfilman, musisi, dan unsur lainnya. Vaksinasi dilaksanakan di Plaza Insan Berprestasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kamis (20/5). Turut meninjau kegiatan ini adalah Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit dan Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid.

Mendikbudristek, Staf Khusus Presiden, dan Dirjen Kebudayaan secara khusus menyaksikan vaksinasi bagi penulis Laksmi Pamuntjak, penari Anggawati dari Wayang Orang Bharata, musisi Jubing Kristianto, aktris Asri Welas, komika Kristo Immanuel, aktor Morgan Oey, musisi Gita Gutawa, dan Komedian Polo Srimulat.

Vaksinasi dosis pertama telah dilakukan di Galeri Nasional dan dihadiri langsung Presiden Joko Widodo, beberapa waktu lalu.

Dalam sambutannya, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan Hari Kebangkitan Nasional mengajarkan kita sebagai bangsa yang majemuk untuk bersatu dan semangat menghadapi masa depan. Untuk itu, Nadiem mengajak masyarakat untuk bangkit menjadi lebih tangguh lagi.

“Meski kita masih menghadapi pandemi, saya berharap karakter bangsa ini dapat menjadi kian tangguh. Tentunya, budaya memegang peranan kunci sebagai pembentuk karakter bangsa yang tangguh,” ujar Nadiem.

Mendikbud berharap para seniman dan budayawan yang telah divaksinasi secara lengkap dapat berkarya seperti sedia kala.

“Bapak Presiden selalu mengingatkan, DNA bangsa ini adalah seni dan budaya,” tutur Mendikbudristek.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid menyampaikan pemberian vaksin Covid-19 kepada para seniman dan budayawan merupakan upaya pemerintah untuk melindungi segenap elemen masyarakat.

“Selain vaksinasi, Kemendikbudristek terus menginisiasi berbagai program dan dukungan untuk mendorong pemajuan kebudayaan meski di masa pandemi,” ungkap Hilmar.

Vaksinasi dosis kedua bagi seniman dan budayawan DKI Jakarta dilakukan oleh tim Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet dengan dukungan Dinas Kesehatan dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta. Selain itu, jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac yang dipastikan aman dan halal. (J02)

  • Bagikan