Ayo Ke Festival Bunga & Buah Di Berastagi, Ini Jadwal Dan Acaranya

TANAH KARO (Waspada): Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal, nusantara dan mancanegara, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Karo akan menggelar Festival Bunga dan Buah 2019 di Berastagi. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda andalan destinasi di dataran tinggi Karo.

Ayo Ke Festival Bunga & Buah Di Berastagi, Ini Jadwal Dan Acaranya
BUPATI Karo, Wakil  Bupati, Kadis Pariwisata dan Sekda saat melakukan konferensi pers di Aula Taman Mejuah-juah Berastagi. Wapada/Micky Maliki

             Hal ini disampaikan Bupati Karo Terkelin Berahmana didampingi Wakil Bupati Karo Corry S Sebayang dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karo Mulia Barus pada konferensi pers di aula Taman Mejuah-juah bersama seluruh insan pers Kab. Karo, Selasa(2/7). 

             Festival yang akan digelar pada 5-7 Juli 2019 ini dikenal dengan sebutan Bumi Turang oleh masyarakat Karo. Artinya berbudaya pertanian (agrikultur) serta memiliki alam pegunungan yang subur penghasil bunga, buah, dan sayur untuk memenuhi kebutuhan produk pertanian di Sumatera Utara. 

              Sebelumnya, Festival Bunga dan Buah dikenal dengan nama Pesta Thanksgiving. Acara ini digelar sebagai ucapan rasa syukur terima kasih kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah.

             “Kegiatan pesta tahunan ini dulunya merupakan bagian dari ritual kepercayaan disertai kegiatan sukacita dalam bentuk menyiapkan makanan enak, berhias diri, dan menyelenggarakan pentas seni tradisi. Namun acara ini sekarang sudah menjadi daya tarik wisatawan," papar Mulia Barus.

               Dijelaskan Mulia, dalam festival ini, masyarakat Karo akan menyiapkan makanan khas daerah seperti bohan bohan, cipera, cimpa tuah, cimpa matang, tasak telu, lemang, arsik dan bermacam jenis buah buahan hasil dataran tinggi Karo, untuk dinikmati bersama seluruh anggota keluarga dan tamu undangan.

             Selain itu, mereka juga memakai pakaian yang paling indah, menghiasi rumah dan lingkungannya dengan bunga-bungaan serta lambai-lambai (daun aren muda), dan menyelenggarakan pertunjukan gendang guro-guro aron secara bersama-sama.

              Event ini berskala nasional yang menuju taraf internasional, karena lokasi kegiatan berada di dekat 10 destinasi prioritas, di agenda liburan, tentunya dengan penekanan pada sisi pemanfaatan bunga, buah, dan sayur sebagai daya tarik wisata.

            Dengan latar belakang ini, Festival Bunga dan Buah 2019, memadukan peran serta kecamatan se-Kabupaten Karo dalam pawai kontingen dan karnaval kendaraan hias bahkan kunjungan kernaval terbaik Indonesia asal Kab. Jember,  Prov Jawa Timur turut hadir memeriahkan kegiatan festival bunga dan buah. Jadi kegiatan ini dipastikan sangat heboh dan menarik bagi wisatawan yang datang ke dataran tinggi Karo, tambahnya.

            Konvoi kendaraan hias dari 17 kecamatan se-Kabupaten Karo akan menjadi acara pembuka Festival Bunga dan Buah 2018. Rute pawainya yakni mulai dari SMA Negri 1-Jalan Veteran-Jalan Gundaling-Taman Mejuah-juah. Setiap kontingen akan menampilkan produk unggulan yang dihias sedemikian rupa menggunakan bunga, buah, dan sayur saat pawai.

              Ada 15 jenis perlombaan yang akan memeriahkan Pesta Bunga dan Buah. Antara lain lomba foto objek wisata, menghias ruko di sepanjang Jln. Veteran Berastagi, membuat video on the spot moment kegiatan, pawai kontingen, menghias kuda tunggang, mobil hias, fashion show, merangkai bunga, melukis objek wisata, mengukir buah dan sayur, tari tradisional, pakaian pengantin karo, chef  hotel/resto, making bed hotel dan dan video kreatif breanding pariwisata (Joyful Tanah Karo), paparnya. 

           Dari jumlah anggaran yang sangat minim dikucurkan Pemkab Karo, Kabid Promosi, Bartholemus Barus mengaku akan tetap melaksanakan dengan sebaik dan semaksimal mungkin agar kegiatan bisa sukses nantinya

            Dikatakan Bartho, berbagai rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan pegelaran seni dan budaya, karnaval bunga dan buah, pameran bunga dan buah, funwalk dan fun gowes, festival kuliner, camping ground, kampung bunga dan kampung kopi.

           Ada juga parade kendaraan hias mengambil rute Kabanjahe (Kantor Bupati Karo) menuju Taman Mejuah-juah Berastagi sebagai pusat kegiatan pada 5 Juli. Kendaraan hias tersebut akan dipajang di lokasi kegiatan selama acara berlangsung, tambah Bartho. (c10/cpn)