TUHAN.., Mengapa Do’aku Tidak Diterima..!
By Hasan Bakti Nasution

  • Bagikan

Berdo’a adalah kegiatan meminta sesuatu kepada Tuhan yang dilakukan seorang manusia. Jadi beda berdo’a dengan memohon, walau bahasa yang digunakan relatif sama. Berdo’a hanya kepada Tuhan, sedang bermohon bisa kepada manusia yang status atau jabatannya lebih tinggi.
Al-Qur’an memuat sejumlah ayat yang memerintahkan manusia agar berdo’a kepada Allah. Salah satunya ialah surat al-Mukminum/40: 60, yang artinya: “Berdo’alah pasti akan Kukabulkan”.

Namun sering kali manusia kecewa, karena dari sekian do’a-do’a yang ditadahkan tak satupun yang diijabah oleh Allah. Kesan ini pula yang terpatri di kalangan masyarakat kota Baghdad dulu, sehingga bertanya kepada orang suci ketika itu, yaitu Ibrahim bin Adham saat berjalan di tengah kota Baghdad.
“Tuan, mengapa do’a kami tidak diijabah Tuhan ?”, begitu tanya masyarakat kota Baghdad ketika bertemu sang orang suci. Setelah berfikir sejenak, Ibrahim bin Adham menjawab: “Banyak faktor mengapa do’a kita tidak diijabah Allah, yaitu:

  1. Ada hak Tuhan yang belum kita penuhi, yaitu menyembahnya dengan ikhlash, sebagaimana diisyaratkan al-Qur’an surat al-Bayyinah/98: 5.
  2. Kita mencintai Nabi Muhammad Saw tetapi tidak mengikuti ajarannya
  3. Kita mempercayai al-Qur’an tetapi tidak mengamalkan ajarannya.
  4. Kita mengetahui syetan sebagai musuh tetapi kita mengikuti ajakannya
  5. Kita mengharapkan masuk syurga tetapi kita melakukan perbuatan yang menjauhkan kita ke dalam syurga
  6. Kita memohon dijauhi dari neraka, tetapi perbuatan kita mengundang masuk neraka.

Jadi begitulah menurut sang sufi besar Ibrahim bin Adhhan yang rela meninggalkan kesenangan dunia demi kesucian diri. Sejauhmana kebenarannya tentu kembali kepada pribadi kita masing-masing. Begitu yoo…
…18-5-2022…

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.