Waspada
Waspada » TRILOGI USAHA, DO’A DAN TAWAKKAL
Al-bayan

TRILOGI USAHA, DO’A DAN TAWAKKAL

By Hasan Bakti Nasution

 

Berdo’a memang disunnahkan dalam Islam, tetapi do’a tidak di awal tetapi di akhir atau bersamaan dengan setiap pekerjaan. Artinya do’a tidak sendiri, berdo’a saja cukup…!. Tidak. Mengapa !

Do’a harus digandengkan dengan usaha, yaitu do’a yang mengiringi usaha. Al-Qur’an surat al-Fatihah/1: 3 membuat rumusan ini, katanya: “Kepadamu kami menyembah dan kepada-Mu kami meminta tolong” (Iyya-Ka na’buku waiyya-Ka nasta’in).

Dari ayat ini cara kerjanya jelas, menyembah dulu yaitu ada usaha baru kemudian meminta tolong (berd’a). Namun sering yang terjadi sebaliknya, berdo’a dulu baru bekerja atau bahkan berdo’a saja tanpa berusaha. Ini menyalahi Sunnatullah.

Kemudian trilogi yang ketiga ialah tawakkal, yaitu menyerahkan sepenuhnya kepada Allah, apapun hasil yang diperoleh berdasarkan usaha dan do’a. Konsep tawakkal ini juga tidak sepenuhnya mandiri, yaitu berserah diri kepada Allah semata, tetapi setelah ada usaha dan do’a. Hal ini secara tegas digariskan al-Qur’an surat Ali Imran/3: 159. Katanya: “Kemudian jika sudah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah.

Sungguh Allah mencintai orang yang bertawakkal”.
Inilah trilogi prinsip yang seharusnya ada dalam setiap harapan. Dengan tiga prinsip ini mudah-mudahan, do’a akan dikabulkan Allah SWT. Jika berdo’a untuk kebaikan umat, langkah pertama umat ini harus berbuat sesuatu sebagai landasan do’a, misalnya memperkuat ukhuwah dan kerjasama.

Jika ini sudah dilakukan barulah mohon kehadiran bantuan Allah. Sebab itu terlalu jauhlah harapan yang hanya mengandakan do’a kebaikan umat, sementara yang dilakukan ialah berbagai hal yang menjauhkan datangnya bantuan Tuhan, seperti konflik, saling caci maki, saling meremehkan, bahkan bangga dengan derita yang dialami saudara Muslimnya.

Semoga kesadaran akan pentingnya ukhuwah akan terbangun, sehingga kata ukhuwah ini tidak lagi sebagai barang mahal, karena memang menjadi inti ajaran Islam. “Sesungguhnya sesama orang beriman itu bersaudara, maka selalulah bangun persaudaraan itu” (Q.S. al-Hujurat/49: 10).

…9-6-2021…

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2