Waspada
Waspada » Kinerja Dalam Islam
Al-bayan Headlines

Kinerja Dalam Islam

Oleh Deddy Permadi

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mengatakan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)

Manejemen kinerja dalam perspektif Islam mempunyai 5 aspek yaitu yang bernilai ibadah di mata Allah SWT 1. Kerja di waktu subuh 2. Kerja tanpa pamrih 3. Kerja di saat menjelang sore dengan diakhiri Alhamdulilah 4. Kerja dengan Bismililah 5. Kerja karena Allah.

Manajemen waktu dalam bekerja maksudnya adalah manusia diberikan waktu dalam istirahat setelah seharian bekerja. Kemudian manusia harus banyak bersyukur segala yang Allah berikan kepada manusia itu sendiri.

Manajemen waktu ialah manusia harus bekerja dengan bersama Allah SWT karena setiap pekerjaan apapun harus bernilai di mata Allah. Karena itu manusia dituntut membangun motivasi dalam bekerja dengan mencari ridha Allah bukan karena uang atau sebagainya. Bekerja tidak boleh bermalasan karna Allah melarang.

Manajemen waktu harus membangun kejujuran dan spiritual dalam bekerja dengan orang lain sehingga manusia dapat kebahagian dunia dan Akhirat. Manajemen waktu sosial itu adalah berorganisasi antar kelompok atau masyarakat yang harus dilaksanakan dalam sebuah acara yaitu silaturahim.

Manajemen ilmu adalah seseorang yang belajar bersama gurunya lalu setelah mendapatkan ilmu tersebut maka wajib menyalurkan ilmunya kepada orang lain. Karena pada hakikatnya ilmu itu adalah cahaya bagi yang menuntut ilmu dengan atas nama Allah serta belajar karna Allah SWT.

Manajemen seorang pemimpin adalah orang yang pandai mengatur waktu serta membimbing dirinya dalam kehidupan sehari-hari. Maka Allah SWT telah memberikan pada manusia kebebasan dalam dirinya agar senangtiasa mengatur dirinya.

SWT berfirman di dalam QS. An- Nisa ayat 59: Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Manajemen nasehat sebagai landasan agar kembali pada Allah setelah melakukan kesalahan. Dengan hadirnya nasehat sebagai pedoman kita untuk selalu ingat pada Allah serta selalu memaafkan kesalah orang lain.

Manajemen shalat ialah waktu untuk beribadah kepada Allah SWT yaitu manusia itu sendiri agar dengan sholat manusia semakin dekat pada Allah dan terhindar dari neraka. Serta wajib untuk melaksanakan shalat 5 waktu sehari semalam. Dengan shalat hati semakin tenang dengan hadir Allah SWT sehingga manusia jauh dari rasa gelisah itu sendiri. Waspada

Program Pascasarjana UINSU Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2