Waspada
Waspada » PARLEMENTARIA: Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto Tetap Peduli Terhadap Program Pembangunan Untuk Kepentingan Rakyat
Aceh Advertorial Headlines

PARLEMENTARIA: Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto Tetap Peduli Terhadap Program Pembangunan Untuk Kepentingan Rakyat

KETUA DPRK Aceh Tamiang, Suprianto yang turut didampingi Wakil Ketua DPRK, Muhammad Nur dan Ka Bappeda Kabupaten Aceh Tamiang, Rianto Waris ketika mengikuti pembahasan usulan anggaran pada Musrenbang Tingkat Provinsi Aceh untuk kepentingan masyarakat Aceh Tamiang. Waspada/Dok DPRK Aceh Tamiang
KETUA DPRK Aceh Tamiang, Suprianto yang turut didampingi Wakil Ketua DPRK, Muhammad Nur dan Ka Bappeda Kabupaten Aceh Tamiang, Rianto Waris ketika mengikuti pembahasan usulan anggaran pada Musrenbang Tingkat Provinsi Aceh untuk kepentingan masyarakat Aceh Tamiang. Waspada/Dok DPRK Aceh Tamiang

 

KETUA DPRK Aceh Tamiang, Suprianto tetap peduli terhadap program pembangunan dan hal lainnya untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat Aceh Tamiang.

Karena itu banyak program pembangunan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat Aceh Tamiang tetap menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan disetujui oleh DPRK Aceh Tamiang.

Selain mengusulkan program pembangunan untuk kepentingan rakyat, DPRK Aceh Tamiang juga melaksanakan fungsi legislasi, budgeting dan controlling terkait penggunaan anggaran yang dilaksanakan oleh pihak eksekutif.

Bahkan untuk melaksanakan fungsi pengawasan (controlling) penggunaan APBK Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020, DPRK Aceh Tamiang sudah membentuk Tim Pansus LKPJ Bupati Aceh Tamiang TA 2020.

Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto kepada Waspada melalui telepon selular, Senin (3/5) menjelaskan, sesuai dengan Pasal 18 ayat (1) Permendagri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Bupati Aceh Tamiang telah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) TA 2020 dalam rapat paripurna tanggal 7 April 2021 dan selanjutnya akan dilakukan pembahasan oleh DPRK Aceh Tamiang sebagaimana disebutkan dalam Pasal 19 ayat (1).

Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto menjelaskan, sesuai dengan Pasal 18 ayat (1) Permendagri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Bupati Aceh Tamiang telah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) TA 2020 dalam rapat paripurna tanggal 7 April 2021 dan selanjutnya akan dilakukan pembahasan oleh DPRK Aceh Tamiang sebagaimana disebutkan dalam Pasal 19 ayat (1).

Menurut Suprianto, untuk lebih efektif dan focus dalam melakukan pembahasan LKPJ yang memuat arahan kebijakan umum, penyelenggaraan tugas umum pemerintah dan pengelolaan keuangan daerah yang telah dilaksanakan selama Tahun Anggaran 2020, perlu dibentuk Panitia Khusus I, II, III dan IV.

Pansus I Bidang Pemerintahan, Koordinator Suprianto (Ketua DPRK) dan Wakil Koordinator, Fadlon (Wakil Ketua DPRK), Ketua Pansus I, Muhammad Irwan, Maulizar Zikri (Wakil Ketua), H Syamsul Bahri (Sekretaris) dan Sugiono Sukandar, Ngatiyem, Jayanti Sari, Zulfidar sebagai anggota.

Pansus II Bidang Perekonomian, Koordinator Suprianto dan Wakil Koordinator Fadlon, Ketua Pansus II, H Saiful Sofyan, Salbiah (Wakil Ketua), H.Samuri (Sekretaris) dan Hj Rosmalina, Muhammad Saman, Tgk Irsyadul Afkar sebagai anggota.

Pansus III Bidang Keuangan, Koordinator Suprianto dan Wakil Koordinator Muhammad Nur (Wakil Ketua DPRK), Ketua Pansus III, Irwan Efendi, Juniati (Wakil Ketua), Erawati Is (Sekretaris) dan Sarhadi, Rahmad Syafrial, Desi Amelia, Puwati sebagai anggota.

Pansus IV Bidang Pembangunan terdiri dari Koordinator Suprianto dan Wakil Koordinator, Muhammad Nur, Ketua Pansus IV, Miswanto, Fitriadi (Wakil Ketua), H Tengku Rusli (Sekretaris) dan Muhammad Nasir, Tri Astuti, Siti Zaleha, Dedi Suriansyah sebagai anggota.

Menurut Suprianto, dirinya sebagai Ketua DPRK Aceh Tamiang dan juga sebagai koordinator Tim Pansus I, II, III dan IV LKPJ Bupati Aceh Tamiang TA 2020.

Bersama Tim Pansus Bidang Pembangunan, dirinya ikut turun langsung bersama Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Muhammad Nur yang juga Wakil Koordinator Tim Pansus IV dan turut serta Ketua Pansus IV, Miswanto, Fitriadi (Wakil Ketua), H Tengku Rusli (Sekretaris) dan Muhammad Nasir, Tri Astuti, Siti Zaleha, Dedi Suriansyah sebagai anggota terkait pelaksanaan program pembangunan pada SKPK dan PDAM serta hal lainnya.

“Pelayanan air bersih sangat penting bagi masyarakat, termasuk bagi masyarakat di Kecamatan Manyak Payed yang belum maksimal pelayanannya oleh PDAM Tirta Tamiang karena distribusi suplay air bersih untuk Kecamatan Manyak Payed tidak lancar, sering mati aliran air PDAM di Manyak Payed,” ungkap Suprianto.

Karena itu, Suprianto bersama Tim Pansus Bidang Pembangunan sudah melakukan kunjungan ke PDAM Tirta Tamiang dan turut juga hadir Direktur PDAM Tirta Tamiang, Ismail.

Menurut penjelasan dari Direktur PDAM Tirta Tamiang, Ismail, kata Suprianto, distribusi suplay air bersih PDAM ke Kecamatan Manyak Payed karena terjadi gangguan macet atau tersumbat pada instalasi pipa dan Direktur PDAM sudah berjanji akan memperbaiki pipa agar distribusi air bersih bisa berjalan lancar demi kepentingan pelanggan atau masyarakat Kecamatan Manyak Payed.

Selain itu, imbuh Suprianto, dirinya bersama Tim Pansus Bidang Pembangunan juga sudah melihat langsung pembangunan pengaspalan jalan di Lubuk Batil, Rantau Pakam di Kecamatan Bendahara dan pembangunan jembatan di Pematang Durian, Kecamatan Sekerak yang menghubungkan Kecamatan Bandar Pusaka untuk kepentingan rakyat agar arus transportasi berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat.

“Banyak pembangunan lainnya yang menggunakan APBK Aceh Tamiang TA 2020 yang sudah kami tinjau bersama Tim Pansus dan nanti hasil peninjauan bakal dituangkan dalam rekomendasi DPRK Aceh Tamiang yang akan disampaikan pada sidang paripurna seusai hari Raya Idul Fitri 1442 H,” tegas Suprianto.

Suprianto juga menambahkan, untuk memasukkan program pembangunan demi kepentingan dan kesejahteraan rakyat Aceh Tamiang, dirinya juga ikut rapat Musrenbang tingkat Provinsi Aceh di Banda Aceh.

”Tujuannya agar program pembangunan yang diusulkan pada Musrenbang di tingkat Provinsi Aceh agar program yang dilaksanakan untuk kepentingan Pemerintah dan masyarakat Aceh Tamiang,” tegas Suprianto.

Ketua DPRK Aceh Tamiang itu juga menyatakan, DPRK Aceh Tamiang tetap memprioritaskan program pembangunan demi kepentingan dan kesejahteraan bagi rakyat Aceh Tamiang.

KETUA DPRK Aceh Tamiang, Suprianto sebagai Ketua Koordinator Tim Pansus Bidang Pembangunan didampingi Wakil Koordinator, Muhammad Nur yang juga Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang dan Tim Pansus IV ketika meninjau langsung instalasi pengolahan air bersih PDAM Tirta Tamiang. Waspada/Dok Tim Pansus Komisi IV
KETUA DPRK Aceh Tamiang, Suprianto sebagai Ketua Koordinator Tim Pansus Bidang Pembangunan didampingi Wakil Koordinator, Muhammad Nur yang juga Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang dan Tim Pansus IV ketika meninjau langsung instalasi pengolahan air bersih PDAM Tirta Tamiang. Waspada/Dok Tim Pansus Komisi IV

”Banyak juga program bantuan untuk petani, nelayan dan elemen masyarakat Aceh Tamiang lainnya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh Tamiang,” tegasnya.

Menurut Suprianto, petani yang menanam bawang merah dan petani lainnya serta nelayan dan berbagai kelompok masyarakat Aceh Tamiang lainnya juga anggaran yang diusulkan melalui SKPK terkait disetujui DPRK Aceh Tamiang untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. (b14)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2