Waspada
Waspada » PARLEMENTARIA: Fadlon Bersama Komisi II DPRK Aceh Tamiang Pansus Bidang Perekonomian
Aceh Advertorial Headlines

PARLEMENTARIA: Fadlon Bersama Komisi II DPRK Aceh Tamiang Pansus Bidang Perekonomian

WAKIL Koordinator Tim Pansus II Bidang Perekonomian Fadlon bersama Ketua dan anggota Tim Pansus II LKPJ Bupati Aceh Tamiang terkait APBK Aceh Tamiang TA 2020 ketika meninjau kelompok tani yang menanam jagung manis di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Waspada/Dok Tim Pansus II DPRK Aceh Tamiang
WAKIL Koordinator Tim Pansus II Bidang Perekonomian Fadlon bersama Ketua dan anggota Tim Pansus II LKPJ Bupati Aceh Tamiang terkait APBK Aceh Tamiang TA 2020 ketika meninjau kelompok tani yang menanam jagung manis di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Waspada/Dok Tim Pansus II DPRK Aceh Tamiang

 

WAKIL Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon sebagai Wakil Koordinator Pansus II Bidang Perekonomian sudah melakukan Pansus bersama Komisi II DPRK Aceh Tamiang terkait LKPJ Bupati Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2020.

Sesuai dengan Keputusan DPRK Aceh Tamiang pada sidang paripurna beberapa waktu yang lalu telah membentuk Tim Pansus II Bidang Perekonomian terkait LKPJ Bupati Aceh Tamiang APBK Aceh Tamiang TA 2020.

Tim Pansus terdiri dari Koordinator Suprianto dan Wakil Koordinator Fadlon, Ketua Pansus II H Saiful Sofyan, Salbiah (Wakil Ketua), H Samuri (Sekretaris) dan Hj Rosmalina, Muhammad Saman, Tgk Irsyadul Afkar sebagai anggota.

Tim Pansus II melakukan Pansus bidang Perekonomian antara lain terkait bantuan kepada petani tentang bibit dan penanaman jagung di Kecamatan Rantau dan tentang budidaya ikan di Kecamatan Rantau serta sejumlah kegiatan lainnya terkait penggunaan dana APBK Aceh Tamiang TA 2020 pada bidang tersebut.

Hasil kunjungan Tim Pansus II terkait pengadaan bibit dan penanaman jagung di Kecamatan Rantau ternyata ditemukan ada penanaman jagung yang dikelola oleh kelompok tani di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Menurut Fadlon dan H Saiful Sofyan serta seluruh Tim Pansus II, kelompok tani menanam jagung tidak sekaligus, namun dilakukan penanaman secara bertahap sehingga produksi jagung yang dihasilkan berkelanjutan karena penanaman jagung secara kontinu sangat membawa manfaat dan keuntungan bagi kelompok tani yang mengelola penanam jagung.

Fadlon dan Saiful Sofyan menyebutkan, produksi jagung yang dihasilkan juga bagus, sehingga menambah pendapatan bagi kas kelompok tani dan bagi petani yang ikut pada kelompok tersebut menanam jagung.

“Ketika Tim Pansus berkunjung bersama Wakil Koordinator Tim Pansus Fadlon, Alhamdullillah hasilnya bagus dan membawa manfaat bagi petani yang menanam jagung di Rantau,” ungkap Ketua Tim Pansus Komisi II DPRK Aceh Tamiang kepada Waspada, Senin (3/5).

Menurut Tim Pansus, hasil panen jagung karena dikelola secara bertahap sehingga sangat menguntungkan bagi petani di tengah suasana Pandemi Covid-19 untuk membantu petani.

Menurut pengakuan kelompok tani kepada Tim Pansus, tujuan dilakukan penanaman bibit jagung secara bertahap agar kelangsungan produksi tetap berkelanjutan.

Uang hasil penjualan jagung manis, masuk ke Kas Kelompok Tani dan ada juga untuk menambah pendapatan bagi petani yang ikut kelompok tani menanam jagung.

Selain itu, Tim Pansus II DPRK Aceh Tamiang juga melakukan Pansus terhadap budidaya bibit ikan di Kecamatan Seruway.

Menurut Tim Pansus, memang ada induk ikan yang dibudidayakan agar menghasilkan bibit ikan yang berkualitas di Pusong Kapal, Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang.

Pada kunjungan Tim Pansus, ditemukan induk ikan di dalam bak pembibitan yang dilengkapi dengan oksigen dan peralatan lainnya untuk pendukung budidaya dan pengelolaannya juga bagus sebagai jaring pengaman sosial di tengah situasi dan kondisi Pandemi Covid-19 dalam rangka membantu kelompok nelayan untuk meningkatkan pendapatan bagi nelayan.

“Selain itu, kami juga ada meninjau tentang peternakan ayam yang mendapat bantuan anggaran dari Pemkab Aceh Tamiang yang membantu peternak dan berbagai kegiatan lainnya juga ada kami pansus,” ungkap Ketua Tim Pansus II DPRK Aceh Tamiang.

Wakil Koordinator Tim Pansus II DPRK Aceh Tamiang, Fadlon kepada Waspada di ruang kerjanya, Senin (3/5) mengatakan, petani dan nelayan memang sangat wajar diberikan bantuan agar bisa meningkatkan pendapatan bagi petani dan nelayan.

Menurut Fadlon, program untuk membantu petani dan nelayan memang perlu terus ditingkatkan agar pendapatan mereka meningkat dan sekaligus membawa kesejahteraan bagi petani dan nelayan.

KETUA Tim Pansus II Bidang Perekonomian H Saiful Sofyan bersama anggota Tim Pansus LKPJ Bupati Aceh Tamiang ketika meninjau budidaya pembibitan ikan di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang terkait LKPJ Bupati Aceh Tamiang TA 2020. Waspada/Dok Tim Pansus II DPRK Aceh Tamiang
KETUA Tim Pansus II Bidang Perekonomian H Saiful Sofyan bersama anggota Tim Pansus LKPJ Bupati Aceh Tamiang ketika meninjau budidaya pembibitan ikan di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang terkait LKPJ Bupati Aceh Tamiang TA 2020. Waspada/Dok Tim Pansus II DPRK Aceh Tamiang

“Situasi dan kondisi saat ini memang lagi susah karena Pandemi Covid-19, karena itu sangat wajar petani dan nelayan serta masyarakat Aceh Tamiang perlu diberikan anggaran untuk melaksanakan program di bidang pertanian, perikanan dan bidang lainnya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Fadlon.

Walaupun begitu Fadlon berharap bagi kelompok tani dan nelayan serta masyarakat yang mendapat bantuan anggaran untuk melaksanakan program agar program yang dilaksanakan sesuai dengan harapan bagi kita semua.

Fadlon berharap jangan sampai program yang dilaksanakan menimbulkan masalah, namun program yang dilaksanakan harus dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis dari dinas terkait demi meningkatkan hasil dan sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh Tamiang. (b14)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2