Waspada
Waspada » PARLEMENTARIA: DPRK Aceh Tamiang Tuntaskan Pembahasan APBK Tahun 2021
Aceh Advertorial Headlines

PARLEMENTARIA: DPRK Aceh Tamiang Tuntaskan Pembahasan APBK Tahun 2021

KETUA DPRK Aceh Tamiang, Suprianto dan Wakil Bupati T. Insyafuddin memperlihatkan nota kesepakatan bersama persetujuan APBK Aceh Tamiang Tahun 2021, Senin (30/11) malam di ruang sidang utama DPRK Aceh Tamiang. Waspada/Yusri
KETUA DPRK Aceh Tamiang, Suprianto dan Wakil Bupati T. Insyafuddin memperlihatkan nota kesepakatan bersama persetujuan APBK Aceh Tamiang Tahun 2021, Senin (30/11) malam di ruang sidang utama DPRK Aceh Tamiang. Waspada/Yusri

PEMBAHASAN anggaran daerah yang dilaksanakan Panitia Anggaran (Panggar) DPRK Aceh Tamiang bersama Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) bukan semudah membalikkan telapak tangan melainkan butuh keseriusan dan ketelitian sehingga anggaran daerah ini memberikan manfaat dalam realisasinya bagi kepentingan masyarakat.

Perjalanan panjang dalam pembahasan R-APBK Aceh Tamiang Tahun 2021 yang dimulai sejak pertengahan November 2020 lalu, akhirnya pada Senin (30/11) malam APBK Aceh Tamiang tahun 2021 disahkan melalui rapat paripurna pendapat akhir fraksi sekaligus pengambilan keputusan penandatangan persetujuan bersama dan pembacaan keputusan DPRK Aceh Tamiang tentang persetujuan terhadap Qanun APBK Aceh Tamiang tahun 2021.

Dalam rapat Paripurna tersebut langsung dipimpin Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto didampingi Wakil Ketua 1, Fadlon, Wakil Ketua II, M.Nur dan turut hadir Wakil Bupati Aceh Tamiang, T Insyafuddin, para anggota DPRK Aceh Tamiang serta para kepala SKPK di jajaran Pemkab Aceh Tamiang.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan DPRK Aceh Tamiang Nomor 28 Tahun 2020 tentang persetujuan rancangan Qanun Kabupaten Aceh Tamiang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2021.

Penetapan ini langsung ditandatangani oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto.

Adapun rincian Pendapatan Daerah direncanakan senilai Rp1,226,871,321,021.

Belanja Daerah senilai Rp1,238,871,312,021.

Namun, anggaran pendapatan belanja daerah lebih kecil dari pada anggaran belanja daerah sehingga dalam tahun anggaran 2021 terdapat devisit anggaran senilai Rp12,000,000,000.

Pembiayaan daerah senilai Rp12,000.000,000 merupakan pembiayaan netto yang berasal dari selisih penerimaan pembiayaan Rp15,000,000,000 terhadap pengeluaran pembiayaan senilai Rp3,000,000,000.

Rincian Rancangan Qanun Kabupaten Aceh Tamiang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2021 harus sesuai dengan persetujuan bersama Bupati Aceh Tamiang dan DPRK Aceh Tamiang tentag Rancangan Qanun Kabupaten Aceh Tamiang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Aceh Tamiang Tahun Anggaran 2021.

Juru Bicara Panitia Anggaran DPRK Aceh Tamiang Erawati Is, dalam Rapat Paripurna penyampaian Pendapat Panitia Anngaran juga menyampaikan bahwa Panitia Anggaran menginginkan RAPBK 2021 yang telah dibahas bersama saat pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan dan jangan sampai menyalahi ketentuan peraturan dan Perundangan-undangan yang berlaku.

“Untuk anggaran yang bersumber dari APBN dan Otsus agar dapat dilakukan pembahasan secara bersama Panitia Anggaran DPRK sehingga program yang dibuat dapat berjalan sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat,” harap Panitia Anggaran DPRK Aceh Tamiang.

Hal ini dirasakan penting, mengingat masih ada wilayah yang belum tersentuh dengan anggaran DAK dan Otsus, bahkan, ada wilayah yang setiap tahunnya mendapat anggaran tersebut, persoalan ini diharapkan menjadi perhatian Pemerintah Daerah sehingga pembangunan bisa dilakukan secara merata di daerah ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Tamiang, T Insyafuddin yang membacakan sambutan Bupati Aceh Tamiang, H Mursil pada sidang penetapan APBK tahun 2021 mengatakan, setelah penetapan APBK 2021 ini, maka pihaknya akan melanjutkan dengan penetapan peraturan Bupati Aceh Tamiang tentang penjabaran APBK Aceh Tamiang tahun 2021.

Kemudian dilanjutkan dengan penyusunan DPA-SKPK oleh masing-masing kepala SKPK untuk dapat diverifikasi oleh TAPK guna mendapatkan pengesahan dari PPKD dan persetujuan dari Sekretaris Daerah.

Bupati Aceh Tamiang mengemukakan, bahwa pada Januari mendatang seluruh kegiatan sudah berjalan sesuai dengan saran panitia anggaran yang disampaikan.

Namun, penyesuaian nomenklatur dan rekening belanja lebih lanjut masih akan dilaksanakan oleh TAPK atau sesuai arahan dari Pemerintah Aceh berdasarkan hasil evaluasi Gubernur Aceh.

“Insya Allah pemerintah daerah akan memperhatikan pelaksanaan saran penitia anggaran DPRK Aceh Tamiang sehingga kinerja pemerintah dan pembangunan Aceh Tamiang Tahun 2021 lebih baik lagi sesuai dengan harapan kita bersama,” ujarnya. yusri

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2