Waspada
Waspada » Zona Kuning, Aceh Tamiang Masih Terapkan BDR
Aceh

Zona Kuning, Aceh Tamiang Masih Terapkan BDR

Waspada/Yusri Bupati Aceh Tamiang H. Mursil saat memimpin rapat bersama unsur Forkopimda tentang kesiapan menghadapi belajar tatap muka dimasa darurat pandemi Covid-19.

KUALASIMPANG (Waspada): Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang masih menerapkan proses Belajar Dari Rumah (BDR) memasuki tahun ajaran baru tahun 2020 / 2022. Pasalnya, Kabupaten Aceh Tamiang hingga kini masih ditetapkan sebagai kawasan zona kuning Covid-19.

Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil kepada Waspada Selasa (7/7) seusai pertemuan dengan unsur Forkopimda tentang kesiapan belajar tatap muka tahun ajaran baru tahun 2020/2021 mengatakan, dari hasil rapat telah disepakati untuk sementara waktu belum dapat dilaksanakan proses belajar tatap muka, hal ini sesuai kesepakatan empat menteri tentang protokol kesehatan penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran dan tahun akademik baru pada masa pandemi Covid-19.

Selain itu, keputusan menerapkan belajar dari rumah karena Aceh Tamiang terdapat satu orang tenaga medis yang pasien dalam pengawasan (PDP) dan dua hari lagi selesai masa isolasi mandirinya. “Setelah selesainya masa isolasi ini langsung kita mengajukan permohonan kepada tim gugus Covid provinsi agar Aceh Tamiang bisa keluar dari zona kuning,” terang Bupati Mursil.

Menurutnya, jika Kabupaten Aceh Tamiang bisa ditetapkan sebagai zona hijau oleh tim Covid pusat, maka Pemkab Aceh Tamiang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah siap melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka.

“Apabila belajar tatap muka dilaksanakan ke depannya, maka tahap awalnya untuk tingkat SMP sederajat dan SMA sederajat, tingkat SD sederajat dilaksanakan dua bulan berikutnya dan dua bulan setelah tingkat SD baru dilaksanakan tingkat TK- PAUD,” ungkap H. Mursil didampingi Wakil Bupati T. Insyafuddin dan Kadisdikbud Aceh Tamiang, Zulkarnain Putra.

Bupati Mursil menegaskan juga, Dinas Pendidikan Aceh Tamiang agar dapat memantau dan mendata tenaga pendidik (guru) yang berdomisili di luar Aceh Tamiang. “Kami berharap para orang tua supaya bisa memantau dan terus membimbing anak-anaknya selama belajar dari rumah, kita sadari belajar dari rumah kurang efektif dan Pemerintah Aceh Tamiang akan berupaya secepatnya bisa belajar tatap muka,” tambah H. Mursil.

Dalam rapat Forkopimda itu, Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan berharap kepada Dinas Pendidikan Aceh Tamiang untuk mempersiapkan fasilitas bagi anak–anak ketika masuk sekolah, terlebih dengan kondisi masa uji coba karena saat ini Aceh Tamiang masuk dalam zona kuning.

Hal senada juga ditegaskan Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Inf Deki Rayusyah Putra dengan meminta kepada Pemkab Aceh Tamiang agar semua aturan dan implementasinya benar-benar dijalankan serta disiapkan sekolah dan fasilitasnya.

“Mari sama-sama kita menjaga dan mengingatkan kepada masyarakat khususnya masyarakat tentang bahaya virus Covid-19 ini,” pinta Letkol Inf Deki Rayusyah Putra seraya mengharapkan juga adanya pemantauan di pesantren–pesantren supaya benar–benar menjalankan protokol kesehatan dan melibatkan Babinsa serta Babinkamtibmas dalam menyiapkan Aceh Tamiang menuju zona hijau.

Sementara itu, Kadisdikbud Aceh Tamiang, Zulkarnain Putra menambahkan, dalam menyambut ajaran baru tahun ini, pihaknya sudah berupaya dan mempersiapkan peningkatan kompetensi guru tentang proses belajar dari rumah, termasuk penggunaan beberapa aplikasi secara online. (b15)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2