Waspada
Waspada » WWF Bagikan 540 Ribu Benur Udang Di Langsa
Aceh Ekonomi

WWF Bagikan 540 Ribu Benur Udang Di Langsa

Perwakilan WWF Aceh saat melakukan penebaran bibit udang windu, di areal tambak Gampong Cinta Raja Kec. Langsa Timur, Kamis (12/11). WWF bagikan 540 ribu benur udang di Langsa. Waspada/Munawar
Perwakilan WWF Aceh saat melakukan penebaran bibit udang windu, di areal tambak Gampong Cinta Raja Kec. Langsa Timur, Kamis (12/11). WWF bagikan 540 ribu benur udang di Langsa. Waspada/Munawar

LANGSA (Waspada): Lembaga Swadaya Masyarakat World Wide Fund (WWF) Indonesia melalui program Shared Resources, Joint Solutions (SRJS) bagikan 540 ribu benur udang windu kepada petani tambak, kelompok Udeng Bangka (Peutaba) di Kota Langsa, Kamis (12/11).

Perwakilan WWF Aceh Bidang Marine and Aquaculture Assistant, Baihaqi mengatakan, pada tahap pertama telah menyerahkan benur udang windu sebanyak 280 ribu dan tahap kedua WWF bagikan 260 ribu bibit di areal seluas 27 hektar kepada 16 orang petani tambak dengan lokasi penebaran Gampong Sungai Lueng dan Gampong Cinta Raja Kec. Langsa Timur.

Lanjutnya, bantuan ini diharapkan bagi petani tambak mempunyai rasa memiliki sehingga bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara maksimal agar dapat meningkatkan pendapatan bagi para petani tambak di masa pandemi Covid-19. Selanjutnya, akan terus melakukan pendampingan teknis baik secara langsung maupun via seluler.

Sementara Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bale Juroeng, Iskandar Haka, SE mengucapkan terima kasih dengan adanya bantuan bibit udang windu ini dari program SRJS WWF, kepada Kelompok Petaba binaan Bale Juroeng di Langsa dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Lanjutnya, kelompok ini dinilai telah peduli menanam mangrove di sekitar area tambak mereka. Hal ini perlu dan terus ditingkatkan, banyak manfaat dari hutan mangrove selain untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup.

Hubungan mangrove dengan tambak sangat erat kaitannya, di mana mangrove selain dapat menahan abrasi dapat juga menyerap racun yang ada dalam kawasan tambak, ujarnya.

Kemudian, hutan mangrove juga menjadi tempat habitat hewan, spesies seperti udang, kepiting, ikan, burung dan binatang lainnya untuk berkembang biak di kawasan mangrove. Sehingga mangrove bisa membantu makhluk hidup lain. Oleh karena itu, mari kita jaga dan merawat mangrove, ini merupakan tugas kita semua, imbaunya. (b24)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2