Waspada
Waspada » Warga Turue Cut Mane Belum Terima BLT
Aceh

Warga Turue Cut Mane Belum Terima BLT

Talud sekira sepanjang 50 meter yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) Gampong Turue Cut, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie tahun 2019 ambruk karena dibangun asal jadi. Waspada/Ist
Talud sekira sepanjang 50 meter yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) Gampong Turue Cut, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie tahun 2019 ambruk karena dibangun asal jadi. Waspada/Ist

SIGLI (Waspada): Warga Turue Cut Mane belum terima BLT. Jumat (3/7), warga dilaporkan belum menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) gara-gara konflik Tuha Peut dengan Keuchik (kepala desa) belum berakhir.

Ketua Tuha Peut Gampong Turue Cut Muhammad Nasir, US akrab disapa Abu Cek Ninja menolak menandatangani Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) 2020 karena warga Turue Cut Mane belum terima BLT.

Ini lantaran Keuchik gampong setempat Abdussalam Maun, ST selama dua tahun berturut-turut, terhitung 2018-2019 tidak menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kepada Tuha Peut Gampong (TPG) dan kelompok masyarakat.

“Ini yang membuat kami Tuha Peut, sangat kecewa terhadap kinerja Keuchik yang berdampak pada pembangunan desa.”

Kami tidak bisa menandatangani APBG sebelum saudara Keuchik mempertanggungjawabkan anggaran tahun sebelumnya,” tegas Abu Cek Ninja.

Salah satu rumah bantuan untuk fakir miskin di Gampong Turue Cut, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, diduga dibangun asal jadi dengan menggunakan anggran gampong setempat tahun 2018. Waspada/Ist
Salah satu rumah bantuan untuk fakir miskin di Gampong Turue Cut, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, diduga dibangun asal jadi dengan menggunakan anggran gampong setempat tahun 2018. Waspada/Ist

Diapun menuturkan bahwa tidak ada sedikitpun maksud untuk menghalang halangi pembangunan gampong dengan tidak menandatangani APBG 2020 yang disodorkan oleh Keuchik beberapa waktu lalu.

Anggaran Lebih Transparan

Namun ia justru ingin pengelolaan anggaran dana gampong Turue Cut, Kecamatan Mane lebih transparan sehingga hasil pembangunannya pun tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat semua.

Saat ini ungkap Abu Cek Ninja, Keuchik tidak melibatkan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dalam pelaksanaan pembangunan, semua urusan diborong semua oleh Keuchik. Mulai dari Bendahara, Operator, TPK, semua itu sebut Abu Cek Ninja hanya namanya saja.

Abu Cek Ninja, mengungkapkan pada tahun anggaran 2018 pihaknya banyak menemukan kejanggalan pada realisasi anggaran terhadap pembangunan yang menurutnya tidak dikerjakan atau fiktif.

Diantaranya penyusunan qanun senilai Rp 7,2 juta tidak dikerjakan dan pembangunan Gapura pada batas gampong Rp 16,5 Juta dilaporkannya juga belum dikerjakan atau fiktif.

“Sementara semua uang tersebut dilaporkan sudah terserap 100 persen. Masih banyak item item lain lagi,” katanya.

Karena itu Muhammad Nasir, US berharap kepada Inspektorat Kabupaten Pidie untuk melakukan audit khusus terhadap APBG 2018-2019.

Dia mengungkapkan meskipun tidak menandatangani LPG 2019, tetapi pada cheklist kelengkapan administrasi penyampaian LPJ APBG 2019 tercantum berita acara musyawarah gampong tentang LPG yang turut ditandatangani TPG.

Tidak Pernah Meneken

Padahal itu tidak pernah dilakukan di gampong dan Muhammad Nasir, US selaku Ketua Tuha Peut Gampong Turue Cut tidak pernah menandatanganinya.

“Data itu saya tidak pernah meneken dan tidak pernah Keuchik membuat rapat tentang LPJ sampai sekarang”.

Keuchik Turue Cut, Kecamatan Mane, Abdussalam Maun, ST mengungkapkan LPJ 2018 sudah pernah lakukan dan juga dihadiri tokoh-tokoh masyarakat, itu dilakukan saat Monitoring dan Evaluasi (Monev) dengan kecamatan.

Hasil dari wawancara dua kegiatan belum selesai, diantaranya rumah duafa. Memang sebut dia pihaknya tidak membuat LPJ di depan masyarakat, hanya dilakukan melalui perwakilan masyarakat.

“Untuk laporannya sudah diteken oleh ketua Tuha Peut dan uang 2019 sudah cair. Kemudian waktu rapat beberapa malam lalu LPJ tersebut tetap kami sampaikan, tetapi setelah dilakukan pembangian BLT-DD satu tahap.

Namun penyaluran BLT ini belum sekalipun kami bagikan karena Tuha Peut belum menandatangani APBG 2020” katanya. (b06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2