Waspada
Waspada » Warga Tangse Korban Serangan Gajah Membaik
Aceh

Warga Tangse Korban Serangan Gajah Membaik

M. Daud Bin Tgk Ahmad Sulaiman, 55, petani asal Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie korban yang diserang gajah liar, kondisinya telah membaik setelah dirawat di RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Minggu (23/5). Waspada/Muhammad Riza
M. Daud Bin Tgk Ahmad Sulaiman, 55, petani asal Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie korban yang diserang gajah liar, kondisinya telah membaik setelah dirawat di RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Minggu (23/5). Waspada/Muhammad Riza

 

SIGLI (Waspada): Korban amukan gajah liar, M.Daud Bin Tgk Ahmad Sulaiman, 55, warga Gampong Layan, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, kondisinya telah membaik setelah tim medis RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli melakukan tindakan reposisi pada bagian bahu.

“Kondisi pasien sekarang telah baik. Jadi akibat diserang Gajah, bahu pasien ini lepas. Jadi kami sudah melakukan reposisi pada bagian bahu yang lepas tersebut. Tetapi setelah kita lakukan tindakan itu, tadi malam pasien merasa nyeri, itu hal biasa,” kata dr Ikhsan, SpOT. Minggu (23/5).

Terpisah, Marzuki, Imum Mukim Layan, Kecamatan Tangse, mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi, Sabtu (22/5), siang.

Ketika itu korban M.Daud bersama beberapa orang kawannya datang ke kebun mereka yang terletak di di kawasan perbukitan Glee Ginteng, Gampong Blang Dalam, bermaksud membersihkan kebun cabainya serta mengusir kawanan gajar liar.

“Dari jauh mereka sudah melihat ada beberapa ekor gajah liar sedang menggasak kebun, mereka pun kemudian mencoba menghalau gajah liar itu dari jauh. Melihat kawanan gajah liar itu posisinya sudah menjauh. Lalu, mereka mendekat masuk ke kebun, namun mereka tidak sadar jika di dalam kebun mereka ada satu ekor gajah yang bersembunyi. Gajah itulah yang menubruk M.Daud hingga membuat bahu M.Daud cacat,” kata Marzuki.

Selama ini, kata Marzuki, kawanan gajah liar itu sudah banyak merusak tanaman petani di kawasan Kecamatan Tangse. Peristiwa semacam ini, warga menjadi korban diinjak Gajah sudah beberapa kali terjadi di Tangse. Karena itu, Marzuki berharap kepada Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk lebih peduli terhadap konflik gajah dengan manusia.

“Kami minta Pemerintah Aceh lebih serius dalam menangani kasus konflik gajah dengan manusia. Lebih penting melindungi nyawa manusia daripada hewan,” tandasnya. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2