Waspada
Waspada » Warga Tamiang Jatuh Ke Jurang Simpang Jernih
Aceh

Warga Tamiang Jatuh Ke Jurang Simpang Jernih

 

IDI (Waspada): Seorang warga diduga jatuh ke jurang di kawasan htan Desa Rantau Panjang Bedari, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.

Diperkirakan, korban jatuh ketika hendak memancing ikan bersama tiga rekannya.

Korban bernama Sakirin, 33, asal Dusun Melur, Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kab. Aceh Tamiang.

Jatuhnya korban ke jurang berdasarkan laporan tiga rekannya ke Polsek Simpang Jernih, Selasa (23/2) sekira pukul 18:00.

Dalam laporan tersebut, Sakirin bersama tiga rekannya hendak memancing di Sungai Rantau Panjang Bedari, Simpang Jernih, Aceh Timur, Minggu (21/2).

Menuju ke lokasi membutuhkan waktu 5-6 jam. Lokasi memancing ikan persis di pinggir jurang. Tiba-tiban Sakirin terpeleset dan akhirnya jatuh ke jurang.

Mengetahui rekannya jatuh, ketiga rekannya mencoba membantu. Namun usaha yang dilakukan gagal, sehingga rekannya menginformasi ke warga lain, namun harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk mencapai pemukiman penduduk.

Setelah dilaporkan ke Polsek Simpang Jernih, lalu personel kepolisian berkoordinasi dengan unsur TNI, Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur dan Tim SAR Aceh Timur. Berdasarkan pengakuan rekannya, korban diperkirakan masih hidup.

“Diperkirakan korban masih hidup, sehingga kita akan mencoba menyelamatkan korban yang diperkirakan jatuh ke jurang saat menancing ikan di sungai,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, SIK, MH, melalui Plh Kapolsek Simpang Jernih Ipda Rudiono, SH, Rabu (23/2).

Dikatakannya, menuju lokasi membutuhkan sarana transportasi sungai seperti perahu kayu dan harus menempuh perjalanan tiga jam melalui aliran sungai dan empat jam berjalan kaki.

“Tim gabungan sudah menuju ke lokasi. Muda-mudahan korban bisa kita selamatkan,” demikian Ipda Rudiono.

Kepala BPBD Aceh Timur Ashadi, MM, dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya warga asal Kabupaten Aceh Tamiang, dikabarkan jatuh ke jurang di pedalaman Aceh Timur.

“Unsur TNI dari Koramil 10/Spj, personel Polsek Simpang Jernih, Tim SAR, dan Satgas BPBD serta dibantu masyarakat saat ini sedang menuju ke lokasi dalam misi kemanusiaan,” katanya.

Meskipun jarak tempuh yang sulit dan jauh, Ashadi mengaku tetap menyelamatkan korban yang diperkirakan jatuh dengan kedalaman diatas 75 meter ke dasar jurang.

“Kita akan mengevakuasi korban, harapan kita korban masih selamat, karena sudah memasuki hari keempat,” demikian Ashadi. (b11).

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2