Waspada
Waspada » Warga Minta Jalan Bungie – Iboh Gampong Barat Diaspal
Aceh Headlines

Warga Minta Jalan Bungie – Iboh Gampong Barat Diaspal

Jalan tanggul Bungie-Gampong Barat, menghubungkan Kecamatan Simpang Tiga dan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie rusak arah, Kamis (10/12). Warga minta Jalan Bungie – Iboh Gampong Barat diaspal. Waspada/Muhammad Riza
Jalan tanggul Bungie-Gampong Barat, menghubungkan Kecamatan Simpang Tiga dan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie rusak arah, Kamis (10/12). Warga minta Jalan Bungie – Iboh Gampong Barat diaspal. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Warga Kecamatan Simpang Tiga dan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, meminta pemerintah daerah setempat mengaspal jalan tanggul Bungie-Iboh Gampong Barat.

Jalan sepanjang 5 Km itu, saat ini dalam keadaan rusak berat. Sepanjang jalan itu terdapat lubang-lubang besar mirip kubangan kerbau. Apalagi saat ini sedang musim hujan, lubang-lubang tersebut sulit dilalui sepada motor apalagi kendaraan roda empat.

Suryadi, tokoh masyarakat Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Kamis (10/12), mengungkapkan, menyusul meningkatnya jumlah penduduk, jalan ini bukan lagi sebatas jalan usaha tani, tetapi lebih dari itu sudah meningkat menjadi jalur utama transportasi penduduk dari dua kecamatan tersebut.

Diakui Suryadi, pada umumnya jalan tersebut dimanfaatkan petani, khususnya petani sawah dan masyarakat umum yang melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Para petani sebut dia, umumnya mengangkut hasil panen melewati jalan itu. “Jadi sudah sangat layak untuk diaspal demi peningkatan perekonomian warga,” katanya mewakili warga minta jalan diaspal.

Jalan sepanjang 5 kilometer lebih itu kondisinya memang rusak parah. Pantauan Waspada.id, jelas sekali jalan itu belum pernah diaspal, karena yang tampak hanya tanah dan batu kecil, itupun tidak merata. Selain itu ada lubang-lubang berukuran besar dan kecil.

Yang lebih parah, waktu musim hujan seperti sekarang ini, jalan tersebut tidak bisa dimanfaatkan warga karena becek dan lubang tertutup air, sehingga pelintas tidak bisa membedakan mana jalan atau kubangan. Sementara jika musim kemarau, jalan berdebu sehingga menganggu masyarakat yang melintas.

Rahman, 43, warga lainnya menuturkan, dengan adanya pengaspalan jalan di persawahan tersebut, tentunya akan meningkatkan gairah petani dalam menggarap sawahnya, karena ketika mulai berangkat, membawa peralatan, bibit, pupuk sampai panen dan pasca panen, petani tidak perlu lagi buang tenaga ekstra, karena dengan adanya jalan itu petani cukup mengangkutnya dengan sepeda motor. Jika tidak ada sepeda motor, bisa dengan sepeda, tidak ada sepeda dengan gerobak, tidak punya apa-apa, bisa pinjam kendaraan ke sesama petani.

Selain itu lanjut Rahman, dengan diaspalnya jalan tanggul Bungie-Iboh Gampong Barat tersebut tentunya para petani akan mudah dalam menjual hasil panennya secara langsung. Karena bukan tidak mungkin nyak-nyak atau abang abang pedagang di pasar akan mendatangi langsung ke para petani ketika membutuhkan sayuran dan padi buat bahan daganganya. Para petani tentunya akan lebih mudah mendapatkan modal untuk menggarap lahannya.

Hal ini imbuh Rahman, bisa terjadi karena diawali intensnya pertemuan antara petani dan pedagang, atas asas saling membutuhkan, pedagang butuh hasil panen untuk daganganya dan petani butuh modal untuk garapannya, bukan tidak mungkin para pedagang di pasar menggelontorkan sejumlah modal di depan, dan petani membayarnya setelah panen.

“Karena itu kami sangat berharap supaya Pemkab Pidie dan para Anggota DPRK Pidie bisa membantu kami memperjuangkan pengaspalan jalan tanggul Bungie-Iboh Gampong Barat yang saat ini dalam kondisi rusak parah,” tandasnya mewakili warga minta jalan diaspal. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2