Waspada
Waspada » Warga Aceh Tamiang Pulang Dari Luar Daerah Jangan Takut Melapor
Aceh

Warga Aceh Tamiang Pulang Dari Luar Daerah Jangan Takut Melapor

Abdullah, Plt Kadinkes Aceh Tamiang Waspada/Ist
Abdullah, Plt Kadinkes Aceh Tamiang Waspada/Ist

ACEH TAMIANG (Waspada): Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, Abdullah meminta kepada warga daerah ini yang baru pulang dari luar daerah penyebaran virus covid-19 agar tidak takut melapor kepada Datok Penghulu masing – masing kampung. Hal tersebut sangat penting dalam mendukung dilakukannya pemeriksaan dan pengawasan oleh tim medis.

“ Tentunya jika tidak terpapar, Alhamdulillah dan jika terpapar dapat diketahui lebih cepat dan segara diambil tindakan medis,” ujar Abdullah, Plt Kadis Kesehatan Aceh Tamiang kepada Wartawan Kamis (23/4) serta menyampaikan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya ada 13 santri yang baru pulang dari Pulau Jawa, tetapi tidak tertutup kemungkinan jumlah tersebut bertambah dan saat ini tim gugus pencegahan covid-19 Aceh Tamiang sedang melacak informasi dimaksud.

Informasi Simpang Siur

Menurutnya, informasinya simpang siur tersebut dan ada yang bilang 13 orang serta ada yang bilang juga lebih, namun sekecil apapun informasi tersebut tetap ditindak lanjuti tim Gugus untuk didapati data akurat guna mendeteksi awal virus ini.

“ Informasi sementara ada lima warga Aceh Tamiang yang dinyatakan positif terpapar virus covid-19, semuanya santri yang baru pulang dari Pulau Jawa, status awal mereka adalah Orang Dalam Pantauan,” ungkap Abdullah.

Namun, pada saat dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan di beberapa kecamatan, para santri ini mengalami gejala batuk sehingga langsung dilakukan rapid tes dan hasilnya positif. “

Memang hasil rapit tes ini ke akuratanya sekitar 70 persen sehingga butuh pemeriksaan lebih lanjut dengan cara mengambil swab tenggorokan untuk diperiksa di RSUZA di Banda Aceh,” tuturnya.

Satus merekapun ditingkatkan dari ODP menjadi Pasien Dalam Pemantau (PDP) dan saat ini kelimanya dirawat di rumah sakit. “ Tiga orang dirawat di RSUD Aceh Tamiang, satu di RSU Cut Mutia, Aceh Utara dan satu lagi di RSU Zainal Abidin Banda Aceh untuk perawatan lebih lanjut,” sebut Abdullah.

Dijelaskannya, adapun PDP ini berasal dari Kecamatan Rantau sebanyak dua orang, Kecamatan Bandar Pusaka dua orang dan dari Kecamatan Seruway satu orang, “ saat ini juga sedang mendata siapa saja yang berhubungan dengan para santri yang terpapar virus tersebut dan melacak jumlah santri asal Tamiang yang belajar di Pulau Jawa serta baru pulang ke Aceh Tamiang untuk dilakukan pemeriksaan awal oleh tim medis,” kata Abdullah.

Lanjutnya, bahwa pendataan ini penting untuk diketahui untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus, “ Sementara untuk keluarga PDP sudah diminta melakukan isolasi mendiri dan dalam pantau tim medis Dinas Kesehatan,” demikian ditambahkan Plt Kadinkes Aceh Tamiang.(cri)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2