Waspada
Waspada » Wakil Walkota Langsa Berikan Bantuan Korban Kebakaran Di Gampong Sungai Pauh Pusaka
Aceh

Wakil Walkota Langsa Berikan Bantuan Korban Kebakaran Di Gampong Sungai Pauh Pusaka

 

LANGSA (Waspada): Wakil Wali Kota Langsa Dr H Marzuki Hamid MM mengunjungi korban kebakaran di Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat sekaligus memberikan bantuan masa panik, Jum’at (25/2).

Dalam kunjungan tersebut Marzuki Hamid mewakili Pemerintah Kota Langsa menyampaikan, prihatin terhadap kejadian yang menimpa kepada bapak/ibu korban kebakaran.

“Kami berharap kepada korban musibah kebakaran ini agar dapat bersabar dan tabah menghadapi ujian ini,” ujarnya.

Lanjutnya, ini merupakan cobaan dan ujian yang diberikan Allah SWT, karena di balik ini semua tentu ada hikmahnya.

Guna mengurangi penderitaan korban, Pemerintah Kota Langsa juga memberikan Bantuan masa panik kepada Korban baik dari Dinsos maupun dari BPBD.

Selain bantuan tersebut, Pemerintah Kota Langsa juga akan secepatnya mengantar bantuan uang tunai Rp5,000,000/KK kepada korban yang akan diberikan dari pos Baitul Mal Kota Langsa.

Bantuan yang kami berikan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

Sementara itu Geuchik Sungai Pauh Pusaka Musliadi SPd selaku megucapkan terimakasih atas kesigapan Pemerintah Kota Langsa dalam hal ini Wakil Walikota langsung meninjau lokasi kebakaran dan memberikan bantuan masapanik kepada warga tertimpa musibah.

Di lokasi yang sama Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa Nursal Saputra SSTP MAP menyampaikan, kebakaran terjadi sekira pukul 04:30 wib yang melahap 9 unit rumah di Gampong sungai Pauh Pusaka dan informasi tersebut langsung diterima oleh pos Damkar Pada pukul 05:00 wib.

Selanjutnya, petugas Damkar, TRC dan Pusdalops BPBD Kota Langsa segera menuju ke lokasi dengan menurunkan 7 unit armada berupa armada damkar 5 unit dan armada tangki suplai air 2 unit.

Adapun dampak bencana dalam kejadian tersebut sebanyak 9 unit rumah hangus terbakar, yang ditempati 12 KK dari 50 jiwa.

Tidak ada korban luka dan meninggal pada kejadian tersebut.

Dikatakannya lagi, para petugas menghadapi kendala di lokasi saat melakukan pemadaman karena aliran listrik masih aktif.

Sehingga harus menunggu kehadiran pihak PLN untuk memutus arus listrik.

Seluruh bagungan tersebut berkontruksi kayu, sehingga habis dilalap api.

Api selesai dipadamkan petugas pada pukul 07:12 wib yang juga turut dibantu oleh TNI-Polri, Masyarakat dan Dinsos.

“Penyebab kebakaran dan kerugian masih dalam tahap penyidikan pihak berwajib,” imbuh Nursal. (b24)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2