Waspada
Waspada » Wak Him: Pindah Domisili Penduduk, Cukup Bawa KK
Aceh

Wak Him: Pindah Domisili Penduduk, Cukup Bawa KK

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif, MM. Wak Him: Pindah Domisili Penduduk, Cukup Bawa KK. Waspada/Ist
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif, MM. Wak Him: Pindah Domisili Penduduk, Cukup Bawa KK. Waspada/Ist

LANGSA (Waspada): Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif, MM biasa disapa Wak Him menyatakan, perpindahan penduduk antar gampong, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi tak perlu surat pengantar dari Keuchik, hanya cukup membawa kartu keluarga (KK) langsung kita proses surat pindahnya dan langsung siap dalam waktu hitungan menit, tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

Dikatakan Wak Him lagj, bahwa sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 setiap penduduk yang ingin pindah, baik antar desa, kecamatan, kabupaten/kota maupun provinsi tak perlu mengambil surat pengantar dari RT/RW atau kepala Desa.

“Masyarakat cukup hanya membawa kartu keluarga (KK), surat pindahnya langsung kita proses dan siap dalam waktu hitungan menit, tak dipungut biaya apapun alias gratis,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (1/3).

Di samping itu, Wak Him meminta masyarakat untuk mengurus sendiri surat pindahnya maupun administrasi kependudukan (Adminduk) lainnya, jangan diurus melalui orang lain karena bisa jadi orang lain itu adalah Calo dan Calo itu bisa jadi meminta uang kepada masyarakat.

“Petugas Dukcapil dilarang keras meminta uang kepada masyarakat,” tegas Wak Him.

Ibrahim Latif kembali menambahkan, jika ada petugas Dukcapil yang meminta uang kepada masyarakat, silahkan melapor kepada kami melalui nomor telepon dan WhatsApp 082300033363 dan pasti akan  ditindak. “Saya tidak main-main, kalau ada pegawai saya yang menjadi Calo dan meminta uang kepada masyarakat, pasti kita tindak,” tandasnya.

Ibrahim menegaskan kepada semua petugas Dukcapil, di samping tidak meminta uang kepada masyarakat juga tidak mempersulit masyarakat dengan dalih menambah persyaratan dan lain sebagainya.

“Semua jenis Adminduk yang diurus oleh masyarakat harus selesai dalam waktu paling lama satu hari. Masyarakat tak boleh dipersulit, masyarakat harus diberikan pelayanan yang terbaik. Mari sama-sama mewujudkan visi Dukcapil: Dukcapil membahagiakan masyarakat,” tutup Wak Him.(b13)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2