Waspada
Waspada » Usai Forkopimda, Jajaran Kodim Siap Divaksin Tahap Kedua
Aceh Headlines

Usai Forkopimda, Jajaran Kodim Siap Divaksin Tahap Kedua

Dandim 0109/Singkil Letnan Kolonel Czi Yudho Widiharto menyampaikan kesiapan jajarannya untuk melakukan vaksin, sekaligus sosialisasi, Rabu (3/2). Usai Forkopimda, Jajaran Kodim Siap Divaksin Tahap Kedua. Waspada/Arief H
Dandim 0109/Singkil Letnan Kolonel Czi Yudho Widiharto menyampaikan kesiapan jajarannya untuk melakukan vaksin, sekaligus sosialisasi, Rabu (3/2). Usai Forkopimda, Jajaran Kodim Siap Divaksin Tahap Kedua. Waspada/Arief H

SINGKIL (Waspada): Pelaksanaan suntik vaksin perdana di Kabupaten Aceh Singkil akan dilaksanakan 10 Februari 2021 pekan depan. Menyusul akan dilaksanakan di jajaran Kodim 0109/Singkil.

Penyuntikan pertama akan dilakukan terhadap para tenaga kesehatan serta 10 pejabat dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Singkil yang akan dilaksanakan di RSUD Aceh Singkil.

Komandan Kodim 0109/Singkil Letnan Kolonel Czi Yudho Widiharto, SIP usai pelaksanaan silaturahmi Forkopimda serangkaian sosialisasi vaksinasi Covid-19 di wilayah Kodim 0109 saat dikonfirmasi Waspada.id menjelaskan, usai penyuntikan perdana kepada para tenaga kesehatan dan pejabat Forkopimda, menyusul personel di jajaran Makodim akan menjalani suntik vaksin Covid-19.

“Sesuai arahan Pemerintah Pusat, Aparat TNI dan Polri serentak jadwal vaksinasi tahap kedua pertengahan Mei mendatang,” sebutnya

Dandim memastikan, seluruh personelnya sudah siap untuk disuntik vaksin di Puskesmas setempat dan tidak perlu diberikan sanksi, sebab sosialisasi terus dilakukan bagi prajuritnya. Kecuali para personel yang tidak memenuhi kriteria untuk divaksin, tidak akan di vaksin.

“170 personel di jajaran Kodim akan vaksin pada tahap kedua, namun kapan tanggalnya belum dipastikan petugas kesehatan. Kemungkinan pertengahan Mei mendatang,” terang Yudho.

Sebelumnya, Wakil Bupati H Sazali di Aula Teuku Umar Makodim 0109/Singkil, Selasa (3/2) serangkaian sosialisasi vaksin Covid-19 mengatakan, perlunya dilaksanakan suntik vaksin Sinovac. Sehingga masyarakat dapat terhindar dari ancaman kematian Virus Covid-19, yang selama ini telah berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Terutama perekonomian, pemerintahan, pendidikan, kesehatan dan politik, tidak hanya di Indonesia namun seluruh dunia.

Sebanyak 14 ribu penduduk di Indonesia, dan 200 jiwa lebih, penduduk Aceh Singkil telah terpapar Covid-19. 184 diantaranya telah sembuh dan 7 orang meninggal dunia, beber Sazali.

Dalam kegiatan tersebut Kabid Pelayanan SDM Dinkes Safni Akhir dan Kabid P2P Raja Maringin sebagai narasumber turut memaparkan dan menjelaskan tentang vaksin Sinovac tersebut.

Dijelaskannya, akan ada efek samping bagi tubuh setelah disuntik vaksin, diantaranya gejala ringan seperti nyeri otot, demam ringan dan menimbulkan pembekakan bekas suntikan. Kemudian gejala sedang, seperti sakit kepala ringan, diare dan muncul seperti luka/melepuh akibat bekas jarum suntik, terangnya.

Sosialisasi turut dihadiri tokoh masyarakat dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), pihak perusahaan perkebunan, organisasi kemasyarakatan dan unsur pemuda. (b25)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2