Waspada
Waspada » Ulama Bahas Persoalan Umat
Aceh

Ulama Bahas Persoalan Umat

 

IDI (Waspada): Belasan ulama dayah dan ulama kharismatik Aceh, membahas bernagai persoalan umat dalam Muzakarah Ulama Ke-III Tahun 2021 di Komplek Dayah Al Maimanah, Desa Keude Dua, Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur, Minggu (24/1).

Sejumlah ulama yang hadir antara lain Tgk. H Abdul Wahab (Abu Keude Dua), Tgk. H. M. Ali (Abu Paya Pasi), Tgk. H. M. Ismi Lc, MA (Abu Madinah), Tgk. H. M. Daud (Abu Daud), Tgk. H. M. Djafar (Abi Lhoknibong), Tgk. H. Abdul Manan (Abu Manan Blang Jruen), Tgk. H. Fauzany (Abi Peulalu), Tgk Muhammad Jamal (Abon Jamal), Tgk H. Ishak (Abu Langkawi) dan Tgk H. Marhaban (Waled Bakongan).

Berdasarkan daftar materi yang dibahas antara lain kemuliaan anak yatim dan derajat anak zina disisi-Nya. Kemudian, ulama juga membahas perbedaan kemuliaaan dua mukmin yang meninggal melafazkan kalimat tauhid (laailaahaillallah) dan seorang lagi mengucapkan dua kalimat syahadat (laailahaillah, muhammadarrasulullah).

Muzakarah yang dipandu oleh Abu Manan Blang Jruen juga membahas terkait kesucian air yang bercampur dengan lumut, laba-laba, dan boh jawa (bubuk kayu berbentuk bulat kecil–red). Selain itu, alim ulama dari beebagai daerah itu juga membahas hukum salat seseorang yang tidak benar bacaan surat Alfatihah sesuai ilmu tajwidnya.

“Seluruh rekomendasi hasil dari Muzakarah Ulama awalm tahun ini kita sampaikan ke MPU Aceh, sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan dalam muzakarah lanjutan di Aceh,” kata Tgk. H. Abdul Manan, moderator Muzakarah Ulama Se Aceh di Komplek Dayah Almaimanah, Aceh Timur.

Dia juga menyampaikan bahwa, seluruh materi yang dibahas dibatasi hanya dalam lingkup kajian keilmuan (ilmiah) dan menghasilkan sebuah tausiah, bukan fatwa hukum. “Muda-mudahan melalui muzakarah ini umat Islam memahami dan menyikapi praktik hukum islam yang memiliki indikasi penyimpangan dari ketentuan Syariat Islam (SI),” kata Abu Manan.

Pimpinan Dayah Al Maimanah, Tgk. H. Abdul Wahab atau Abu Keude Dua, menambahkan, peserta muzakarah dari berbagai lapisan mulai dari ulama, pimpinan dayah dan balai pengajian, jamaah pengajian dari berbagai majelis taklim, santri, dan para imam-imam desa serta pemuka agama lainnya.

“Sejak awal hingga akhir, muzakarah berlangsung mengikuti protokol kesehatan (prokes), bahkan panitia juga menyiapkan tempat mencuci tangan dan masker serta tidak bersalam-salaman,” kata Abu Keude Dua seraya berharap momentum muzakarah diharap dapat meningkatkan ukhwah umat Islam dan menambah keimanan umat Islam kepada Allah SWT.

Dikawal

Kegiatan Muzakarah Ke III kali ini diawali subuh berjamaah, lalu langsung menuju lokasi muzakarah. Sebelum memasuki Komplek Dayah Al Maimanah, para jamaah diperiksa suhu tubuh oleh petugas medis. Bahkan pelaksaan muzakarah mendapat pengawalan dari Tim Gugus Tugas Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Aceh Timur, seperti TNI/Polri, Satpol PP, Satgas BPBD, Medis dan LLAJ. (b11).

Para alim ulama saat berfoto usai membahas berbagai persoalan umat dalam Muzakarah Ulama Ke-I Tahun 2021 di Komplek Dayah Al Maimanah Keude Dua, Darul Ihsan, Aceh Timur, Minggu (24/1). Waspada/M. Ishak

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2