Waspada
Waspada » Ulama Aceh Meninggal, Bupati Rocky Merasa Kehilangan
Aceh

Ulama Aceh Meninggal, Bupati Rocky Merasa Kehilangan

IDI (Waspada): Setelah Tgk H Abdullah Rasyid, kini Tgk H Muhammad Nur atau akrab disapa Abu Keunire, meninggal dunia di RSUD Dr Zubir Mahmud Aceh Timur di Idi, Kamis (10/6) sekira pukul 14:30.

Kabar duka itu beredar cepat melalui berbagai media sosial (medsos). Usai proses administrasi di rumah sakit, lalu jenazah ulama kharismatik itu dibawa pulang ke rumah duka di Desa Ulee Gajah, Darul Falah, Aceh Timur.

Abu Keunire kini menjabat Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur. Selain itu, Abu Keunire juga Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Darussa’adah Teupin Raya Aceh Cabang Ulee Gajah, Aceh Timur.

Usai dimandikan dan disalatkan, lalu jenazah Abu Keuniree dimakamkan di komplek dayah yang dipimpin anaknya di Desa Bantayan Barat, Nurussalam, Aceh Timur, sekira pukul 23:00. Ratusan santri, orangtua/wali santri dan jamaah hadir mengantarkan jenazah ulama kharismatik Aceh itu ke pemakaman.

Bupati Aceh Timur H Hasballah HM Thaib atau Rocky, kepada Waspada, mengaku merasa kehilangan atas meninggalnya Abu Keuniree yang kini menjabat Ketua MPU Aceh Timur.

“Selain ketua MPU, Abu Keunire juga guru rohani kita, sehingga kami di jajaran pemerintahan sangat kehilangan,” sebutnya.

Sebagai kepala daerah (KDh), Rocky juga berharap pihak keluarga sangat mengharapkan berbagai kekurangan, kekhilafan, dan kesalahan seluruh ASN dan masyarakat, karena menjadi Wakil Ketua MPU dan Ketua MPU Aceh Timur terjadi komunikasi yang kental dalam berbagai kegiatan pemerintahan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Para pejabat dan ASN serta masyarakat tentu memiliki dosa kami dengan almarhum, sehingga dalam kesempatan ini kami mengharapkan maaf yang sebesar-besarnya,” kata Rocky, usai melayat ke rumah duka almarhum Abu Keuniree, Jumat (11/6) siang.

Dalam kesempatan itu hadir Sekda Aceh Timur Mahyuddin Syech Kalad, para asisten, para pimpinan OPD, dan pejabat. Kunjungan Bupati Rocky ke kediaman Abu Keuniree, diawali dengan tahlil dan doa dan ditutup dengan sambutan perpisahan. (b11).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2