Waspada
Waspada » UGL Kutacane Upaya Seluruh Prodi Akreditasi Lebih Baik
Aceh Pendidikan

UGL Kutacane Upaya Seluruh Prodi Akreditasi Lebih Baik

Rektor Isma Tantawi menjelaskan tentang kondisi terkini Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane di hadapan wartawan yang tergabung dalam wadah PWI Aceh Tenggara, Sabtu (20/3). UGL Kutacane Upaya Seluruh Prodi Akreditasi Lebih Baik. Waspada/Ali Amran
Rektor Isma Tantawi menjelaskan tentang kondisi terkini Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane di hadapan wartawan yang tergabung dalam wadah PWI Aceh Tenggara, Sabtu (20/3). UGL Kutacane Upaya Seluruh Prodi Akreditasi Lebih Baik. Waspada/Ali Amran

KUTACANE (Waspada): Yayasan dan Rektorat Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane, terus berupaya melakukan pembenahan dan perbaikan serta peningkatan mutu lulusan dengan menambah jumlah program studi menjadi lebih baik.

Penegasan itu disampaikan Rektor Universitas Gunung Leuser Kutacane, Isma Tantawi dan Plt.Ketua Yayasan Pendidikan UGL, Fajriansyah saat melakukan konferensi pers bersama jajaran PWI dan wartawan lokal Aceh Tenggara di kantin UGL, Sabtu (20/3).

Saat ini, UGL Kutacane telah mengantongi akreditasi Baik, sedangkan 2 program Studi (Prodi) seperti Agro Teknologi Fakultas Pertanian dan Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) predikatnya meningkat dari Baik menjadi Lebih Baik.

Bahkan, sebagai upaya untuk mendorong kemajuan dan peningkatan status, beberapa Prodi yang ada di UGL Kutacane, yayasan dan rektorat tengah berupaya meningkatkan akreditasi Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) dari Baik menjadi Lebih Baik.

Sedangkan dua program studi lagi yakni Ekonomi Manajemen dan Prodi Ekonomi Akuntansi, pada 2021 ini juga akan direakreditasi, setelah itu di tahun 2022 akan datang, seluruh program studi yang ada di UGL yang tersebar di 4 fakultas, diupayakan akreditasinya meningkat dari Baik menjadi Lebih Baik.

Lebih Lanjut disampaikan Rektor Isma Tantawi, peningkatan akreditasi tersebut sangat memungkinkan, menyusul semakin meningkatnya grafik minat masyarakat mendaftar menjadi mahasiswa UGL Kutacane, sampai tahun ajaran baru ini diperkirakan mencapai 300 orang lebih.

Situasi dan kondisi tersebut, didukung lagi dengan jumlah mahasiswa aktif di UGL Kutacane yang terdaftar saat ini mencapai 2.300 orang, kendati pada April ini, berdasarkan Keputusan Rektor dan Keputusan Dekan akan dikeluarkan sebanyak 850 orang mahasiswa lagi.

Di akhir keterangannya, Rektor UGL Kutacane, Isma Tantawi menambahkan, untuk peningkatan kualitas Prodi di Fakultas Pertanian, sedang melakukan riset padi tongkol dua, dengan objek riset di Kecamatan Lawe Alas.Selian itu, pihaknya juga sedang melakukan penjajakan kerjasama penanaman varietas Durian Bangkok dan budi daya Ikan Nila di Aceh Tenggara.

“Jika petani di Aceh Tenggara bisa memenuhi stok kebutuhan ikan Nila sebanyak 5 ton perhari, maka dipastikan ada pengusaha yang bersedia menampung dan memasarkan ikan Nila dari Aceh Tenggara keluar daerah. Jadi prospeknya lebih menjanjikan ketimbang ikan Mas yang produksinya over kapasitas tetapi kalah bersaing dengan daerah lain,” ujar Isma Tantawi didampingi Sekretaris Umum Yayasan, Salman Selian dan 4 Dekan yang ada.

Sebelumnya Ketua PWI Agara, Bulkaini dan wartawan daerah lainnya menyampaikan agar yayasan dan rektorat kompak dan terus berupaya meningkatkan mutu UGL agar putra dan putri Aceh Tenggara, minatnya meningkat untuk kuliah di UGL Kutacane yang menjadi tempat menempuh pendidikan kebanggaan masyarakat di bumi sepakat segenep.(b16)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2