Waspada
Waspada » Uang Ganti Rugi Jalan Tol Rp132,8 Miliar Di Langsa Bakal Cair
Aceh Headlines

Uang Ganti Rugi Jalan Tol Rp132,8 Miliar Di Langsa Bakal Cair

Suasana musyawarah ganti rugi pengadaan tanah Jalan Tol Binjai-Langsa (Segmen Kota Langsa) di Aula Hotel Harmoni Langsa, Kamis (8/4). Uang Ganti Rugi Jalan Tol Rp132,8 Miliar Di Langsa Bakal Cair. Waspada/Munawar
Suasana musyawarah ganti rugi pengadaan tanah Jalan Tol Binjai-Langsa (Segmen Kota Langsa) di Aula Hotel Harmoni Langsa, Kamis (8/4). Uang Ganti Rugi Jalan Tol Rp132,8 Miliar Di Langsa Bakal Cair. Waspada/Munawar

LANGSA (Waspada) : Senilai Rp132.859.236.916 uang ganti rugi (UGR) pembangunan proyek Jalan Tol Ruas Binjai-Langsa II (Segmen Kota Langsa) bakal cair di Kota Langsa.

Ketua Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Erwis A. Ptnh yang juga Kepala Kantor Pertanahan Kota Langsa mengatakan pada kegiatan musyawarah ganti kerugian tanah untuk pembangunan Jalan Tol Ruas Binjai-Langsa II, Kec. Langsa Lama dan Langsa Baro di Aula Hotel Harmoni Langsa, Kamis (8/4).

Kegiatan musyawarah ini turut dihadiri, PPK Tol Binjai-Langsa II Alfisyah, ST, MT beserta anggota P2T Pemerintah Kota Langsa, Dinas Pertanian Provinsi Aceh, Kejaksaan Negeri Langsa, Kepala Pertanahan Kota Langsa, Danramil dan Kapolsek unsur kecamatan, Geuchik, serta warga yang terkena pembangunan jalan tol, hadir juga Pimpro dari PT. Hutama Karya.

Erwis mengatakan, kegiatan pelaksanaan pengadaan tanah pembangunan Jalan Tol Binjai-Langsa berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2021 tentang penyelenggara pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

Dalam hal ini, kami meminta kepada semua pemilik tanah, rumah maupun kebun agar bersabar dan mengikuti proses seperti identifikasi dan inventarisasi oleh Satgas A dan Satgas B telah selesai dilakukan dan telah diumumkan.

Lanjutnya, adapun wilayah yang terkena lokasi pembangunan Jalan Tol Binjai – Langsa di Kota Langsa yaitu, Kecamatan Langsa Baro Gampong Pondok Kelapa, Gedubang Aceh sedangkan di Kecamatan Langsa Lama, Gampong Pondok Kemuning dan Gampong Suka Jadi Kebon Ireng.

Hasil pendataan Satgas terdapat 134 bidang tanah, 84 bidang di trase jalan tol sementara 45 bidang di luar trase jalan tol atau tanah sisa. Luas seluruh bidang tanah yang terkena jalur tol Binjai-Langsa (Segmen Kota Langsa) seluas 115,57 Ha dengan panjang jalur tol sekira 8,2 Km, ujar Erwis.

Dikatakannya lagi, penilaian terhadap objek pengadaan tanah ini dilakukan oleh Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP). Untuk selanjutnya hasil penilaian diserahkan ke Ketua P2T dan kegiatan musyawarah bentuk ganti rugi dibagi menjadi dua yaitu, tanah milik masyarakat dan tanah milik BUMN.

Untuk uang ganti rugi pembangunan jalan tol di Kecamatan Langsa Baro sebesar Rp75.082.745.005 sedangkan untuk Kecamatan Langsa Lama, Rp57.776.489.991 total nilai ganti rugi untuk dua kecamatan tersebut dalam wilayah Pemko Langsa sebesar Rp132.859.236.916 dan hasil keputusan KJPP bersifat final dan mengikat, jelasnya.

Kemudian hasil berita acara kesepakatan, bagi pemilik tanah yang setuju dengan nilai ganti rugi akan diajukan pembayaranya ke UGK. Ketua P2T akan memvalidasi pemilik tanah yang setuju serta menerima ganti rugi untuk selanjutnya PPTK Tol Binjai – Langsa II akan mengajukan pembayaran kepada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di Jakarta selaku penyedia dana ganti rugi.

Selanjutnya, pihak LMAN akan memuatkan buku rekening bank untuk masing-masing pemilik tanah dan dana ganti rugi akan ditransfer ke rekening tersebut.

Bagi pemilik tanah yang menolak nilai ganti rugi yang telah ditetapkan oleh KJPP dapat mengajukan permohonan keberatan terhadap nilai ganti rugi kepada Pengadilan Negeri setempat, terhitung 14 hari kerja sejak pelaksanaan musyawarah, imbuh Erwis. (b24)

Berita terkait:

Kantor Pertanahan Aceh Timur Musyawarah Ganti Rugi Jalan Tol

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2