Waspada
Waspada » TPP Aceh Serahkan Donasi Rp24 Juta Pada Istri ‘Pejuang Desa’
Aceh Features

TPP Aceh Serahkan Donasi Rp24 Juta Pada Istri ‘Pejuang Desa’

Para Tenaga Ahli (TA) Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Kota Langsa saat menyerahkan dana gerakan solidaritas TPP se- Aceh berupa uang tunai sebesar Rp24.556.000. kepada keluarga Alm. Antoni yang diterima Istrinya Hardaryati di rumahnya Gampong Meurandeh Dayah, Kec. Langsa Lama, Jumat (30/4) sore. Waspada/Rapian
Para Tenaga Ahli (TA) Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Kota Langsa saat menyerahkan dana gerakan solidaritas TPP se- Aceh berupa uang tunai sebesar Rp24.556.000. kepada keluarga Alm. Antoni yang diterima Istrinya Hardaryati di rumahnya Gampong Meurandeh Dayah, Kec. Langsa Lama, Jumat (30/4) sore. Waspada/Rapian

 

Suasana hening menyertai derap langkah para ‘Pejuang Desa’ dalam mengantarkan donasi yang dikumpulkan oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Aceh menuju sebuah perkampungan Meurandeh Dayah, Kec. Langsa Lama, Jumat (30/4) petang.

Langkah mulia itu tak lain dalam misi mengantarkan titipan yang dikumpulkan secara sukarela yang berasal dari TPP se-Aceh untuk diberikan kepada keluarga Alm. Antoni, SPd.I, 41, seorang Pendamping Lokal Desa (PLD), Kec. Langsa Lama, yang menderita sakit infeksi paru-paru dan menghembuskan nafas terakhir di rumah duka Gampong Meurandeh Dayah, Rabu (10/3) sekitar 04.00 silam.

Tim TPP Kota Langsa yang dikoordinir oleh Tenaga Ahli (TA) Kota Langsa, Martunis Affan, menemui sang istri Almarhum yakni Handaryati untuk menyerahkan dana gerakan solidaritas TPP se- Aceh berupa uang tunai sebesar Rp24.556.000.

Handaryati yang sedang mengandung anaknya yang ketiga saat menerima bantuan itu tak mampu berkata banyak selain ungkapan terimakasih dengan mata yang berkaca-kaca.

“Kami sangat berterimakasih yang tidak terhingga kepada semua TPP se-Aceh yang sudah memberikan bantuan uang ini, kiranya hanya Allah SWT yang mampu membalasnya kelak,” ucap Hardaryati.

Tidak sampai situ saja, terlihat Hardaryati sangatlah terpukul sekali atas kepergian sang suami tercintanya itu dan takdir sudah berkata demikian, sekarang Hardaryati harus menjadi seorang ibu yang tegar sekaligus menjadi bapak bagi ketiga anaknya kelak.

Almarhum Antoni meninggalkan anak pertamanya bernama Muhammad Farid Ar-Rizi dan anak keduanya Muhammad Arkan Al-Fatih serta yang ketiga dalam masa kehamilan empat bulan.

Semasa hidupnya Alm. Antoni sangatlah baik serta gelak candanya pun masih teringat dibenak rekan-rekan para Pendamping Desa lainnya.

Meskipun kondisi kurang sehat namun Alm Antoni tetap tegar mendampingi wilayah kerjanya sebagai Pendamping Lokal Desa (PLD) yakni Gampong Pondok Pabrik, Gampong Seulalah, Gampong Sidodadi serta Gampong Meurandeh.

Usai menyerahkan donasi, para Pendamping Desa melanjutkan ziarah ke makam Alm. Antoni untuk memanjatkan doa, kiranya Allah menempatkan di sisi Nya.

Sementara itu Martunis Affan, dalam kesempatan itu mewakili keluarga Alm Antoni mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan Pendamping se-Aceh yang telah menyalurkan bantuan kepada keluarga Alm Antoni.

“Hanya Allah lah yang dapat membalas nya dan keluarga yang ditinggal dapat tanah menerima cobaan ini,” ungkap Martunis

Hal senada diutarakan Korprov TPP Aceh, Zulfahmi Hasan, didampingi Maulizan selaku PIC dana taawun, menyatakan dirinya sangat merasa bahagia sekali bahwa semua Tenaga Pendamping Desa di Provinsi Aceh (TPP Aceh) punya komitmen bersama untuk memberikan santunan donasi solidaritas TPPI Aceh bila ada Pendamping Desa di Aceh yang meninggal dunia, ini menunjukkan bahwa TPP Aceh merasa ada keterikatan kekeluargaan sesama Pendamping Desa lainnya.

“Alhamdulillah, komitmen ini sudah terealisasi sejak juni 2020 lalu sampai sekarang sudah sekitar 6 Pendamping Desa yang meninggal dunia dan telah kita salurkan santunan donasi solidaritas TPPI Aceh ini,” jelasnya.

Masih menurut, Zulfahmi, Insya Allah komitmen ini akan tetap kami pertahankan sampai berakhirnya program Pendampingan desa ini.
Semoga saja bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak yatim yang ditinggalkan oleh sahabat kami dan menjadi amal sadaqah jariyah bagi seluruh TPP Aceh lainnya.

Jazakumulkahu Khairan Katsiran, selamat jalan ‘Pejuang Desa’ jasamu tak akan pernah tergantikan dan untaian doa kami selalu buatmu. WASPADA/Rapian

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2