LANGSA (Waspada): TP PKK Gampong Seuriget Sirih diberi pelatihan pembuatan hiasan ranup hantaran atau merangkai sirih untuk hantaran tradisional Aceh berupa Kopiah Aceh, motif Tas dan Pinto Aceh di di PAUD Gampong setempat, Jumat (25/10).
“Merangkai sirih yang sering disebut ‘Ranup’ memiliki nilai budaya yang tinggi bagi masyarakat Aceh. Selain sebagai tanaman yang dapat dikonsumsi, sirih juga memiliki makna simbolis media penghubung silaturahmi yang digunakan ketika ritual adat pernikahan di Aceh,” sebut Ketua TP PKK Gampong Seuriget, Siti Halimah, AMk.
Menurut, kreasi ranup hias tersebut juga membuktikan kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Aceh. Dalam tradisi pesta perkawinan adat Aceh, sirih tidak hanya disajikan dalam bentuk biasa namun dihias dengan beragam kreasi artistik.

“Semoga dengan adanya pelatihan tersebut, ibu-ibu bisa merangkai sirih dan terus dipertahankan serta ditingkatkan kreativitasnya sehingga terus berkembang, sehingga bisa dijadikan peluang bisnis yang dapat meningkatkan penghasilan keluarga,” tutup Siti Halimah. (b24)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.