Waspada
Waspada » Tingkatkan Kapasitas BNNK Langsa Gelar Outbound
Aceh

Tingkatkan Kapasitas BNNK Langsa Gelar Outbound

Kepala BNNK Langsa, AKBP Basri saat memandu kegiatan Outbound yang dilaksanakan oleh BNNK Langsa yang berlangsung di Gunung Pandan, Kec. Tenggulun Kab. Aceh Tamiang, Sabtu (22/8). Waspada/Ist
Kepala BNNK Langsa, AKBP Basri saat memandu kegiatan Outbound yang dilaksanakan oleh BNNK Langsa yang berlangsung di Gunung Pandan, Kec. Tenggulun Kab. Aceh Tamiang, Sabtu (22/8). Waspada/Ist

LANGSA (Waspada) : Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Langsa melaksanakan peningkatan kapasitas pegawainya melalui kegiatan Outbound yang berlangsung seharian penuh di Lokasi wisata Gunung Pandan, Kec. Tenggulun Kab. Aceh Tamiang, Sabtu (22/8).

Kegiatan tersebut dipandu oleh empat orang Instruktur yakni Kepala BNNK Langsa, AKBP Basri SH MH, Aipda Nanang Wijaya dan Bripka Risma dari Personel Brimob Kompi 2 Batalyon B Aramiah Polda Aceh, Bripka Rudi Suwito Personil Sat Bimas Polres Langsa.

Kegiatan Outbound tersebut diikuti oleh 37 peserta dari personel BNN Kota Langsa dengan tantangan seperti kereta api balon, pipa bocor bola, gelang karet, polisi penjahat, transfer tepung, ranjau darat, bakia dan kereta api buta.

Outbound adalah suatu bentuk dari pembelajaran segala ilmu terapan yang disosialisasikan dan dilakukan di alam terbuka atau tertutup dengan bentuk permainan yang efektif, yang menggabungkan antara intelegensia, fisik dan mental.

Kepala BNN Kota Langsa, AKBP H Basri, dalam sambutannya di saat membuka kegiatan Outbound menyampaikan bahwa tujuan kegiatan untuk menciptakan kondisi para personil selalu kompak, menjadi satu tim yang solid dan kekeluargaan dalam menjalankan tugas sebagai personel BNN.

Keadaan seperti ini yang sudah lazim dan umum sering akhirnya menghadirkan gap di dalamnya. Gap yang paling sering terjadi adalah antara kepala dengan anak buah. Kemudian gap yang juga mungkin terjadi adalah antara pegawai di bagian yang satu dengan yang lain dan bahkan antar pegawai dalam satu bagianpun sering terjadi.

Lalu akankah kejadian seperti ini harus dibiarkan begitu saja? Bukankah kerjasama tim dalam sebuah kantor perlu ditingkatkan demi menunjang semangat dan kebersamaan kerja yang lebih baik ditambah dengan suasana kerja yang kondusif.

“Bukankah seharusnya kepala dan anak buah sama-sama berpikir dan merancang pemikiran-pemikiran baru demi menunjang kemajuan dan pencapaian yang optimal dari sebuah kantor,” pinta Basri.

Sehubungan dengan semakin tingginya tuntutan pekerjaan dan semakin dibutuhkannya ide-ide yang lebih maju maka dibutuhkan SDM yang lebih berkualitas. SDM yang berkualitas ini ternyata tidak hanya didapatkan dari kemampuannya secara individual saja tetapi bagaimana dia bisa memanfaatkan kemampuannya dalam sebuah komunitas di mana ide bersama dikumpulkan menjadi satu terobosan baru.

Oleh karena itu, kerjasama tim menjadi satu faktor penting dalam membangun semangat pegawai untuk berinovasi dan melahirkan ide-ide positif demi mencapai target kerja yang optimal.

Banyak cara yang dilakukan oleh komunitas dalam hal ini kantor untuk mencapai tujuan tersebut. Mulai dari kegiatan formal maupun informal. Pendidikan dan pelatihan yang formal, rapat dan diskusi hingga salah satu yang sekarang sudah banyak dilakukan oleh kantor-kantor adalah kegiatan outbound yang banyak orang juga sebut dengan istilah company outing, adventure education, team building, dan motivation training.

Lanjut Basri, Outbound atau Outward bound ternyata bukan hanya bermakna kegiatan yang menggunakan sarana di luar ruang, melainkan juga bermakna out of bounderise “Keluar dari bingkai/frame kebiasaan” di mana peserta diajak untuk berpikir luar biasa dan membuat terobosan-terobosan baru dengan kekompakan dan menjadi tim yang solid.

Kalau dicermati sekilas, outbound memang terkesan sebagai aktivitas santai-santai belaka. Bagaimana tidak, aktivitasnya hanya berkutat diseputar permainan yang seru dan menyenangkan. Dilakukannya pun dalam suasana santai.

Namun demikian, kegiatan ini tidak boleh diremehkan begitu saja. Soalnya, dibalik image santai dan senang-senang, ada segudang manfaat yang bisa dipetik dari kegiatan outbound ini. Antara lain, bisa mempererat kekompakan antar karyawan. Hampir semua kegiatan outbound selalu dilakukan secara berkelompok. Untuk bisa menyelesaikan suatu tantangan, sangat diperlukan kerja sama tim. “Together Everyone Achieves More”.

Masih menurutnya, SDM yang berkualitas, semangat kerja yang tinggi, kebersamaan dan rasa bertanggung jawab atas pekerjaan, inovasi dan terobosan-terobosan baru adalah juga yang menjadi alasan BNNK Langsa, melaksanakan kegiatan meningkatkan kapasitas pegawai dalam bentuk Outbound.

Panitia kali ini mengambil tema “Bersemangat dalam Berinovasi”. Semangat kerja sama dan semangat berinovasi menjadi tujuan dari kegiatan ini.

“Harapan besarnya adalah semakin banyak pegawai yang memiliki semangat kerja dan kompak serta semangat melahirkan ide-ide baru dan terobosan baru bagi kemajuan tugas kantor,” jelas Basri.

Semangat dalam berinovasi ini pastinya di dapatkan juga atas adanya kerjasama dalam sebuah kantor. Oleh karena itu penting ada sebuah kegiatan yang dapat menghasilkan output dan Outcam . Outbound yang bukan hanya berarti kegiatan di luar ruangan tadi menjadi salah satu cara yang baik. Selain menjadi sebuah kegiatan hiburan bagi pegawai.

Outbound kali ini juga telah mengajak para pegawai untuk keluar dari kebiasaan yang ada supaya berpikir luar biasa demi sebuah terobosan baru terutama para Account Representative yang masih tergolong baru dan muda.

Semoga kita semua dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga dapat benar-benar bisa dan mampu menciptakan semua Lingkungan pasti Bersinar (Bersih Narkoba).

“Dalam melaksanakan kegiatan Outbound memperhatikan dan mematuhi dan mentaati protokol kesehatan dan tanggap terhadap COVID-19, Hidup 100 persen, era new normal, sadar, sehat, produktif dan bahagia tanpa narkoba,” pungkas Basri. (b13)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2