Waspada
Waspada » Tingkat Kesadaran Warga Abdya Untuk Vaksin Tinggi
Aceh

Tingkat Kesadaran Warga Abdya Untuk Vaksin Tinggi

Letkol Inf Arip Subagiyo, Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya. Waspada/Syafrizal
Letkol Inf Arip Subagiyo, Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya. Waspada/Syafrizal

 

BLANGPIDIE (Waspada): Tingkat kesadaran masyarakat dalam wilayah Aceh Barat Daya (Abdya), untuk menjalani vaksinasi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19), dilaporkan sangat tinggi. Hasilnya, stok vaksin di daerah berjuluk ‘Nanggroe Breuh Sigupai’ itu, saat ini sudah kosong (habis).

Antusiasnya warga Abdya untuk menjalani vaksinasi covid-19 tersebut, bisa dilihatnya dari sejumlah titik lokasi vaksinasi. Seperti halnya Rabu (9/6) lalu, di titik Dayah Manyang Puskiyai Aceh Krueng Baru, Kecamatan Lembah Sabil. Di lokasi ini, berdasarkan informasi diterima Waspada.id, target vaksinasi massal berkisar 100 orang. Namun, karena antusiasnya warga, vaksinasi hari itu berjumlah 150 orang, melebihi target. Bahkan, puluhan warga lainnya, tidak kebagian vaksin, akibat membludaknya warga yang antri untuk vaksin.

Demikian juga dengan vaksinasi massal yang dilakukan pada Kamis (17/6) lalu, di titik lokasi kantor Camat Lembah Sabil. Di lokasi ini, yang berhasil divaksin oleh petugas, hanya berkisar 70 orang masyarakat. Sementara seratusan lebih masyarakat lainnya, tidak atau belum kebagian vaksin, akibat vaksinnya habis.

Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah titik vaksinasi lainnya, dalam wilayah Abdya. Di mana, warga yang menjalani vaksinasi, selalu melebihi dari target petugas.

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya, Letkol Inf Arip Subagiyo, kepada Waspada.id, Sabtu (19/6) mengatakan, tingkat kesadaran masyarakat daerah pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan 2002 lalu itu, saat ini sudah sangat membanggakan, dibandingkan dengan wilayah Kabupaten/Kota lainnya, dalam Provinsi Aceh. “Sangat membanggakan. Kesadaran masyarakat kita untuk vaksinasi sangat tinggi,” ungkapnya.

Saat ini lanjut Letkol Inf Arip Subagiyo, yang juga merupakan Dandim 0110/Abdya itu, dari 23 Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh, ada sejumlah Kabupaten/Kota yang sudah berhasil menvaksin warganya atas kesadaran sendiri melebihi target.

Dijadikan perangkingan teratas, Abdya masuk dalam rangking atas. “Prestasi ini adalah berkat kerjasama kita semua, serta dukungan semua pihak. Untuk itu, kami sangat-sangat berterima kasih kepada semua pihak atas kerjasamanya, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19, dalam wilayah Abdya khususnya,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya itu juga mengutarakan, selama ini, selaku pemegang tongkat Komando TNI dalam Distrik 0110/Abdya, pihaknya menekankan pada jajarannya, mulai dari tingkat Kabupaten, hingga tingkat Kecamatan (Koramil), serta Babinsa (Bintara TNI Pembina Desa), agar terus mensosialisasikan vaksinasi tanpa henti. “Alhamdulillah, berkat kegigihan prajurit kita, serta atas kerjasama semua kalangan, hasilnya sangat memuaskan,” urainya.

Saat ini tambahnya, stok vaksin di Abdya sudah kosong (habis). Vaksinasi terakhir katanya, Jum’at (18/6) lalu, hanya berhasil menjalani vaksin sebanyak 130 jiwa, karena kehabisan stok.

“Di awal-awal vaksin, jika kita targetkan 100, yang berhasil kita vaksin hanya berkisar 50 orang hingga 60 orang. Sekarang, Alhamdulillah, vaksinasi selalu melebihi target. Dalam satu titik saja, melebihi 100 orang. Dalam satu hari ada 6 titik, artinya dalam satu hari kita berhasil vaksin lebih dari 600 jiwa,” demikian Letkol Inf Arip Subagiyo, Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya.(b21)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2