Waspada
Waspada » Tidak Becus Siap-siap Dicopot
Aceh

Tidak Becus Siap-siap Dicopot

Plt. Kadisdikbud Aceh Timur, Saiful Basri, menyampaikan Jika tidak becus, Siap-siap Dicopot dalam arahan Lepas Sambut Kepala SMPN 1 Idi dari Ahmad Zaky Yamani ke Hamidah Rokayana, di Aula SMPN 1 Idi, Jumat (21/2). Waspada/M. Ishak
Plt. Kadisdikbud Aceh Timur, Saiful Basri, menyampaikan Jika tidak becus, Siap-siap Dicopot dalam arahan Lepas Sambut Kepala SMPN 1 Idi dari Ahmad Zaky Yamani ke Hamidah Rokayana, di Aula SMPN 1 Idi, Jumat (21/2). Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada) :  Siap-siap Dicopot jika tidak cakap dan tidak mampu bekerja maksimal sesuai dengan amanah yang telah diberikan, maka kepala sekolah (kepsek) yang telah dilantik dan dikembalikan menjadi guru biasa. Namun hal itu akan dilakukan setelah dilakukan evaluasi 6 bulan pasca pelantikan.

“6 bulan setelah dilantik akan kita evaluasi. Jika tidak becus, Siap-siap Dicopot maka akan kita turunkan menjadi guru biasa,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, kepada Waspada, usai Lepas Sambut Kepala SMPN 1 Idi dari Ahmad Zaky Yamani ke Hamidah Rokayana, di Aula SMPN 1 Idi, Jumat (21/2).

Ditambahkan, secara berkala para pengawas sepanjang perpanjangan dinas akan melakukan pembinaan dan evaluasi, baik secara managerial ataupun standar pembelajaran.

Namun mutasi yang dilakukan diambang Ujian Nasional (UN) maka tentu hasil kelulusan UN nantinya menjadi salah satu poin yang akan masuk dalam evaluasi para pengawas sekolah.

“Oleh karenanya kami berharap agar seluruh kepala sekolah segera fokus ke sekolah melanjutkan program kepala sekolah yang lama dan menggagas program yang baru untuk kemajuan sekolah.

Satu hal yang paling penting adalah jaga kebersihan dan lakukan penghijauan sekolah, sehingga siswa/i dan guru nyaman berada di sekolah,” sebut Saiful Basri.

Terhadap guru, diminta mendukung keberadaan kepala sekolah yang baru dan membangun komunikasi secara baik dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.

“Terimalah kepala sekolah yang telah menjadi keputusan yang sifatnya mengikat dan jalin kerjasama yang baik, sehingga pendidikan di daerah kita semakin maju,” tutur Saiful Basri.

Lepas Sambut Kepala SMPN 1 Idi dihadiri Ketua Komite Samsul Bahri yang juga anggota DPRK Aceh Timur, Ketua Majelis Pendidikan Aceh (MPA) Aceh Timur, Tgk. Alauddin, SE, dan para guru dan sejumlah pejabat lainnya.

Sebagaimana diketahui, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 54 kepala sekolah (kepsek) SMP di Kab. Aceh Timur, Senin (17/2).

Sementara itu, pihak komite SMPN 1 Idi, berharap agar kepala sekolah yang baru ditigas ke SMPN 1 Idi segera membangun komunikasi dan mengajak para guru bekerjasama dalam memajukan dunia pendidikan, apalagi SMPN 1 Idi menjadi sekolah favorit di Aceh Timur dengan berbagai prestasinya selama ini, baik tingkat kabupaten, provinsi atau nasional.

“Kami berharap kepala sekolah yang baru diantar ke SMPN 1 Idi, segera membangun koordinasi dengan semua pihak dan menjalankan proses pembelajaran sesuai dengan standar kurikulum,” demikian Samsul Bahri, Ketua Komite SMPN 1 Idi, dalam sambutan sebelumnya. (b24).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2