Thailand Bebaskan 28 Nelayan Aceh, Jalani Karantina Covid-19 Di Jakarta

- Aceh
  • Bagikan

IDI (Waspada): Setelah mendapat ampunan pihak kerajaan, pihak otoritas Thailand akhirnya membebaskan 28 nelayan Indonesia asal Aceh. Bahkan mereka saat ini sedang menjalani masa karantina di Jakarta.

“Mereka (nelayan Aceh) dibebaskan bertepatan Ulang Tahun Yang Mulia Raja Rama X,” ujar Sekretaris Komisi V DPR Aceh, Iskandar Usman Alfarlaky, SHI, kepada Waspada, Minggu (30/1).

Politisi muda Partai Aceh (PA) ini menjelaskan, ke-28 nelayan tersebut berasal dari Kabupaten Aceh Timur. Mereka merupakan sisa dari empat nelayan yang dipulangkan sebelumnya dengan dalih masih dibawah umur.

“Kita apresiasi dan bersyukur atas kebaikan Raja Rama X, sehingga setelah menjalani masa karantina akan segera berkumpul bersama keluarganya di Aceh Timur,” timpa Iskandar.

Sebagaimana diketahui, KM Rizki Laot ditangkap pihak keamanan laut Thailand, April 2021 lalu. Kapal bersama puluhan anak buah kapal (ABK) itu ditangkap atas dugaan pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Pulau Yai dan Phuket, lepas pantai Phang Nga.

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Jakarta, Almuniza Kamal, dalam siaran pers sebelumnya menjelaskan, kedatangan 28 nelayan asal Aceh dari negara Thailand disambut baik pihaknya di Bandara Soekarno Hatta Jakarta.

“Setelah tiba di Jakarta, seluruhnya kita bawa ke Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta Selatan, untuk menjalani masa karantina selama tujuh hari,” ujar Almuniza.

Ditambahkan, sebelum diterbangkan ke Aceh, maka tentu pihak medis akan memeriksa kembali kesehatannya ke 28 nelayan tersebut sekaligus dilakukan tes PCR. “Jika ada yang positif, maka tentu harus diambil tindakan selanjutnya. Tapi jika negatif semuanya, maka langsung diterbangkan ke Aceh,” demikian Almuniza. (b11)

Sekretaris Komisi V DPR Aceh, Iskandar Usman Alfarlaky, SHI. Waspada/M. Ishak/B.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.