Waspada
Waspada » Tgk Syukran: Jangan Gegara Chip Domino, Duit Halal Jadi Haram
Aceh

Tgk Syukran: Jangan Gegara Chip Domino, Duit Halal Jadi Haram

 

BIREUEN (Waspada): Uang halal jangan menjadikannya sebagai duit haram gegara permainan Chip Domino.

“Kadang pergi ke sawah, pergi ke kebun untuk mencari rizki, tetapi uang yang didapatkan tersebut membeli Chip Domino. Datang ke warung kopi main Scatter, duitnya habis, apalagi sampai ada yang menjuakan HP- nya, untuk memainkan permainan itu,” kata Tim Safari Ramadhan, kata Tgk M Syukran Munzir, dalam ceramahnya di Dayah Tanwirul Qulub Al-aziziyah, Gampong Cot Girek, Peusangan Kamis, (16/4). malam.

Dalam tausiyahnya tersebut, dirinya juga menceritakan pengalaman, saat melakukan perjalanan ke arah barat masih dalam Kabupaten Bireuen, bersama kawan kawannya tetapi tidak memakai peci agar tidak diketahui bahwa mereka itu santri dari pada pesantren atau Dayah.

“Saat itu kami singgah di salah satu warung kopi sambil istirahat sebentar, pas melihat se orang laki laki yang sudah berusia sekira 50 tahun, di warung tersebut sedang bermain Chip, apakah dia itu tidak inggat kepada orang tuanya, bila tidak ada lagi, sedang apa mereka di dalam kubur gara gara perbuatan anaknya tersebut,” cerita Tgk Syukran.

Maka untuk itu, dirinya meminta kepada para jamaah salat tarawih yang hadir tersebut, agar mengingatkan dan memberikan pemahaman kepada orang di lingkungannya dan di sekitarnya masing-masing, bahwa domino atau permainan chip itu sangat berbahaya, dikarenakan bisa merusakkan akidah orang Islam dan bisa menghabiskan harta dan segalanya.

“Merajalela permainan Chip Domino di dalam Gampoeng, jangan salahkan keuchik dan perangkat desa lainnya, tetapi peran orang tua sangat diperlukan dalam mengawasi anaknya. Bila orang lain yang tegur pasti akan menimbulkan hal hal lain, maka sekali lagi saya katakan perlu pengawasan dari orang tuanya masing-masing,” tegas Tgk M Syukran Tim safari Ramadhan dari Aliansi Dai Muda Ikatan Pelajar Bireuen dan Sekitarnya (IPBS). (Cb02).

Tgk M Syukran, dari Ikatan Pelajar Bireuen dan Sekitarnya (IPBS), memberikan ceramah Ramadhan di Dayah Tanwirul Qulub Al-Aziziyah, Peusangan, Kamis, (16/4). Waspada/ Fauzan

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2