Waspada
Waspada » Terjerat Jalinan Asmara, Gadis Pidie Akhiri Hidupnya
Aceh

Terjerat Jalinan Asmara, Gadis Pidie Akhiri Hidupnya

Petugas Tim Inafis Polres Pidie sedang melakukan olah tempat kejadian perkara bunuh diri di salah satu rumah warga di Gampong Rambong, Kecamatan Mutiara Timur, Selasa (26/5). Waspada/Ist
Petugas Tim Inafis Polres Pidie sedang melakukan olah tempat kejadian perkara bunuh diri di salah satu rumah warga di Gampong Rambong, Kecamatan Mutiara Timur, Selasa (26/5). Waspada/Ist

SIGLI (Waspada): Ditengarai akibat merasa ekspektasi berlebihan dalam menjalin hubungan kedekatan asmara dengan lawan jenis, NDS, 24, wanita asal Gampong Rambong, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Jasad wanita muda ini ditemukan orang tuanya tergantung tali nilon yang diikat pada kusen pintu kamar rumahnya. Selasa (26/5) sekira pukul 11:00 Wib.

AKBP Zulhir Destrian melalui Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama mengungkapkan, beradasarkan hasil identifikasi Tim Inafis Polres Pidie, peristiwa kematian NDS murni bunuh diri.

Ini sebut dia diketahui berdasarkan hasil percakapan di dalam Handphone (HP) NDS. Menurut isi percakapan melalui WhatsApp (WA) yang ditemukan di HPnya, NDS nekat mengakhiri hidupnya karena masalah asmara.

“NDS ini sebelum bunuh diri ada memfoto tali yang akan digunakan untuk bunuh diri dan dishare ke temannya melalui WA,” terang AKP Eko Rendi.

Pihak keluargapun, lanjut AKP Eko, tidak bersedia untuk dilakukan autopsi terhadap jasad almarhumah. AKP Eko menerangkan jasad NDS awalnya diketahui orang tuanya. Ketika itu ayah NDS baru kembali dari Kembang Tanjong.

Saat berusaha masuk ke dalam rumah, orangtua NDS sempat memanggil-manggil nama Almarhummah untuk membuka pintu tetapi tidak ada sahutan sampai akhirnya ayahnya memutuskan mendobrak pintu rumah.

Setelah pintu terbuka, ayah almarhummah NDS melihat putrinya dalam keadaan tergantung dengan tali yang menjerat leher, kemudian meminta bantuan warga. (b06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2