Waspada
Waspada » Tempat Usaha Warga Musnah, Kebakaran Simpang Ektren
Aceh

Tempat Usaha Warga Musnah, Kebakaran Simpang Ektren

Warga Pusong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara sedang menjelaskan tentang musibah kebakaran di Simpang Ektren Pusong, Sabtu (1/2). Waspada/Zainal Abidin
Warga Pusong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara sedang menjelaskan tentang musibah kebakaran di Simpang Ektren Pusong, Sabtu (1/2). Waspada/Zainal Abidin

ACEH UTARA (Waspada): Sejumlah ruko dan tempat usaha warga Kecamatan Samudera, Aceh Utara rata dengan tanah akibat kebakaran Simpang Ektren Pusong, Sabtu (1/2). Enam unit armada kebakaran dari Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe dikerahkan untuk menghentikan kobaran api yang disebabkan konsleting listrik.

Menurut informasi diterima Waspada di lokasi kejadian, sumber api berasal dari stop kontak listrik kulkas di Ruko Zulfikar,38. Korban bersama istri dan seorang anaknya tinggal di ruko tersebut.

Mereka membuka warung kopi di bagian depan Ruko. Menurut korban, sekitar pukul 03.20, istrinya terbangun karena mencium aroma kabel terbakar. Istri korban, Mulyani,30, melihat api pada stop kontak kulkas. Karena takut terjadi kebakaran, dia mencari bantuan ke tetangga. Sementara Zulfikar sedang berada di luar pada malam itu.

Ketika Mulyani bersama seorang tetangganya masuk kembali, mereka melihat api mulai membakar bagian dapur. Api sangat cepat menjalar membakar Ruko berkonstruksi kayu tersebut. Mereka kemudian keluar sambil menyelamatkan anaknya. Sementara seluruh isi rumah tidak sempat diselamatkan. Termasuk uang sejumlah Rp15 juta untuk membayar harga mobil yang disimpan di sana.

Kerugian lain juga dialami Bustami, pemilik bengkel. Menurut laporan warga kepada Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Utara Amir Hamzah, sebelum kejadian korban baru saja memasukan barang-barang kebutuhan bengkel. Warga memperkirakan Bustami mengalami kerugian belasan juta rupiah. Beberapa unit sepeda motor yang disimpan di bengkel ikut terbakar.

Kebakaran Simpang Ektren Pusong juga menghaguskan kios pulsa ponsel, penjahit pakaian, kios sembako dan beberapa jenis usaha lainnya. “Kita sudah mendata semua korban,” sebut Kalak BPBD Aceh Utara Amir Hamzah yang didampingi relawan Pengurangan Resiko Bencana (PRB). S

ebelumnya, BPBD juga telah menurunkan tiga unit armada kebakaran saat terjadi kebakaran. Tiga unit armada kebakaran dari Pemko Lhokseumawe juga ikur membantu. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Lhokseumawe yang dibantu polisi dari Polsek Samudera ikut mengamankan lokasi kejadian.

Kapolres Lhokseumawe melalui Kapolsek Samudera AKP Erfansyah menjelaskan, kebakaran mulai terjadi pada pukul 03.20. “Sekira pukul 05.00 WIB api berhasil dipadamkan,” tegasnya.

Dalam musibah tersebut tidak terjadi korban jiwa. Namun dalam pendataan awal pihak Kepolisan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Dari informasi pihak Kepolisian, kios penjual BBM eceran ikut terbakar dalam kejadian itu. (b15)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2