Tanggulangi Amblasnya Krueng Langsa, PUPR Usulkan Anggaran Ke Kementerian

- Aceh
  • Bagikan
Tampak beberapa lokasi yang terjadi erosi di sepanjang bantaran Krueng Langsa pasca banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, Rabu (19/1).Waspada/Rapian
Tampak beberapa lokasi yang terjadi erosi di sepanjang bantaran Krueng Langsa pasca banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, Rabu (19/1).Waspada/Rapian

LANGSA (Waspada): Untuk menanggulangi amblasnya bantaran Krueng (Sungai —red) Langsa pasca terjadinya banjir, Pemko Langsa melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) mengusulkan anggaran puluhan miliar ke Kementreian PUPR melalui Balai Sungai Wilayah I.

Penegasan Kepala Dinas PUPR Kota Langsa, Muharram, MSi kepada wartawan, Rabu (19/1) saat ditemui di salah satu cafe menanggapi keluhan beberapa warga yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang kini rumahnya nyaris rubuh dihempas air banjir.

“Kita sudah tanggapi keluhan dan masukan dari para warga maupun geuchik dimana ada beberapa rumah di bantaran sungai yang tergerus air,” tegasnya.

Lanjutnya, ada beberapa titik yang butuh dibuat segera bronjong sepanjang DAS yang mengenai rumah warga akibat derasnya banjir beberapa waktu lalu yang menyebabkan beberapa rumah ambruk dan ada yang nyaris rubuh.

Dampak tersebut rumah warga yang sudah rubuh tidak bisa ditempati lagi, Dinas PUPR langsung mengusulkan anggaran puluhan miliar rupiah untuk alokasi pembangunan bronjong penahan erosi sungai.

Ada lima titik yang sudah diusulkan meliputi, pembangunan bronjong Gampong Baroh Langsa Lama, pembangunan bronjong jalan Kuburan Gp. Sidorejo, pembangunan bronjong Dusun Alue Sabo, Gp. Suka Makmur, pembangunan bronjong Dayah, Gp. Jawa Belakang dan pembangunan Bronjong, lorong permai Gp. Teungoh.

“Inilah lima titik lokasi yang sudah kita usulkan anggarannya kepada Kementerian PUPR melalui Balai Sungai Wilayah I, yang seyogianya dikabulkan karena sifatnya sangat urgen demi warga disekitaran bantaran sungai,” jelas Muharram yang juga mantan Sekjend KNPI Kota Langsa itu.

Ditambahkannya, sejauh saat ini ketersedian anggaran pada Dinas PUPR Kota Langsa sangatlah terbatas makanya meminta kepada kementerian dan secara kewenangan memang sudah menjadi ranahnya Kementerian PUPR melalui Balai Sungai Wilayah I.

“Kita berharap usulan ini dapat dikabulkan dan kita terus berupaya demi kemaslatan warga yang tinggal di bantaran sungai,” tukasnya. (crp)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.