Waspada
Waspada » Tak Ada Dokumen, Truk Bermuatan Getah Pinus Illegal Ditangkap Petugas KPH III Langsa
Aceh Headlines

Tak Ada Dokumen, Truk Bermuatan Getah Pinus Illegal Ditangkap Petugas KPH III Langsa

Truk Colt Diesel bermuatan getah pinus illegal ditangkap petugas KPH Wilayah III Kota Langsa, Senin (30/11). Tak ada dokumen, truk bermuatan getah pinus illegal ditangkap petugas KPH III Langsa. Waspada/Ist
Truk Colt Diesel bermuatan getah pinus illegal ditangkap petugas KPH Wilayah III Kota Langsa, Senin (30/11). Tak ada dokumen, truk bermuatan getah pinus illegal ditangkap petugas KPH III Langsa. Waspada/Ist

LANGSA (Waspada): Tak dilengkapi dokumen yang sah, truk Colt Diesel bermuatan getah pinus illegal ditangkap petugas KPH Wilayah III Kota Langsa di Jalan Medan-Banda Aceh Ds. Minuran, Kec. Kejuruan Muda Kab. Aceh Tamiang, Senin (30/11).

Kepala KPH Wilayah III Kota Langsadi, Amri Samadi mengatakan, penangkapan truk bermuatan getah pinus illegal berkat informasi dari masyarakat bahwa akan melintas truk bermuatan getah pinus dari Takengon.

"Truk

Lanjutnya, setelah mendapat informasi tersebut Danpos Pemeriksaan Hasil Hutan Perbatasan Aceh – Sumut memerintahkan anggota Pos Pemeriksaaan Hasil Hutan Perbatasan Aceh-Sumut untuk melakukan patroli di Jalan Lintas Medan – B. Aceh.

Kemudian sekira pukul 11:30, anggota Pos Pemeriksaaan Hasil Hutan Perbatasan Aceh – Sumut melihat angkutan bermuatan getah pinus melintas di Jalab Medan-B. Aceh Ds. Minuran Kec. Kejuruan Muda.

Selanjutnya anggota Pos Pemeriksaaan Hasil Hutan Perbatasan menghentikan kendaraan yang diduga bermuatan getah pinus tersebut. Setelah dilakukan dialog singkat diketahui satu unit mobil tersebut bermuatan getah pinus ilegal yang tidak disertai dokumen.

Sambung Amri lagi, penindakan terkait Getah Pinus illegal yang berada di Kab. Aceh Tengah dan Bener Meriah tersebut berdasarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Aceh No. 03/2020 tentang Moratorium Penjualan Getah Pinus Keluar Aceh.

Sementara menurut keterangan sopir truk, getah pinus illegal tersebut dimuat dari Takengon sebanyak 6 ton yang direncanakan akan dibawa ke Kota Medan. Barang bukti yang ditahan, satu unit truk Colt Diesel, getah pinus illegal sebanyak 6 ton dan dua orang sopir.

“Hingga saat ini mobil tersebut beserta sopir sedang dilakukan pendataan di kantor BKPH Aceh Tamiang dan barang bukti beserta sopir akan dibawa ke kantor KPH Wilayah III Kota Langsa untuk diproses lebih lanjut,” tandas Amri Samadi.(b13)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2