Tabrak Sepeda Motor, Sopir Mobil Dinas Kabag Hukum Sempat Kabur

Tabrak Sepeda Motor, Sopir Mobil Dinas Kabag Hukum Sempat Kabur

  • Bagikan
Honda Sonic yang dikemudikan oleh Aulia Hakim,17, terjungkal di parit, Simpang Bandara Rembele, Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Selasa (22/6). Tabrak Sepeda Motor, Sopir Mobil Dinas Kabag Hukum Sempat Kabur. Waspada/Eri Tanara
Honda Sonic yang dikemudikan oleh Aulia Hakim,17, terjungkal di parit, Simpang Bandara Rembele, Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Selasa (22/6). Tabrak Sepeda Motor, Sopir Mobil Dinas Kabag Hukum Sempat Kabur. Waspada/Eri Tanara

REDELONG (Waspada): Pengguna jalan di Simpang Empat Bandara Rembele, Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh dihebohkan dengan peristiwa diduga tabrak lari.

Satu unit sepeda motor Honda Sonic yang dikemudikan oleh Aulia Hakim,17, warga Kampung Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Bener Meriah ditemukan terjungkal ke dalam parit di pinggiran jalan tersebut.

Saat itu, warga setempat tidak mengetahui motif peristiwa itu. Namun, di lokasi kejadian, warga menemukan dua plat mobil berwarna hitam dan merah dengan nomor polisi yang sama yakni BL 159 Y.

Kejadian itu pun menjadi viral di beberapa akun facebook, “Dari plat yang ditemukan di TKP, ada dua kemungkinan, pertama diduga tabrak lari dan yang kedua mengamankan diri,” tulis akun facebook itu.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya melalui Kanit Satlantas Bripka Dedi Suhardi saat dikonfirmasi Waspada.id membenarkan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 10:00 WIB.

“Mobil plat BL 159 Y sudah kita amankan, itu merupakan mobil dinas Kabag Hukum Setdakab Bener Meriah, Samusi Punawira Dade. Namun saat itu dikemudikan oleh stafnya yakni Aulia Hairul Huda, 32,” kata Dedi.

Dedi mengatakan, kecelakaan itu bermula saat Honda Sonic yang dikemudikan Aulia Hakim datang dari arah Pante Raya menuju Simpang Tiga.

Sesampainya di Simpang Empat Bandara Rembele, saat bersamaan datang mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Aulia Hairul Huda dari Perkantoran Bupati menuju arah Bale Atu. “Karena jarak yang sudah terlalu dekat, mobil tersebut langsung menabrak sepeda motor hingga terjungkal ke dalam parit,” jelasnya.

Akibatnya, pengemudi Honda Sonic mengalami luka pada bagian punggung kanan dan pada kaki kiri bagian jari hingga dilarikan ke RSUD Muyang Kute untuk menjalani perawatan.

“Awalnya memang diduga tabrak lari, namun dari hasil keterangan, pengemudi mobil tersebut saat itu panik dan langsung kembali ke Bagian Hukum Setdakab untuk melaporkan peristiwa itu,” katanya.

Dedi Suhardi menambahkan, sejauh ini pihaknya tidak menahan pengemudi mobil dinas tersebut lantaran akan adanya upaya perdamaian antara kedua belah pihak.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kabag Hukum Setdakab Bener Meriah, Samusi Punawira Dade.

Kepada Waspada.id di ruang kerjanya ia menyampaikan, dirinya membantah jika mobil yang dikemudikan stafnya itu melarikan diri. “Tidak benar dia melarikan diri, hanya saja dia panik dan melapor kepada saya selaku atasanya. Saat itu juga saya langsung mendatangi korban di RSUD Muyang Kute,” katanya.

Menurut Dade, sebelum kecelakaan, mobil tersebut akan dibawa oleh stafnya ke salah satu bengkel di kawasan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit. “Tujuannya mengganti ban mobil. Selaku ASN saya sudah menyampaikan hal ini ke pak Sekda selaku atasan saya. Intinya kita akan bertanggung jawab terhadap korban,” tutupnya.(cet)

 

  • Bagikan