Waspada
Waspada » Stok Pangan Di Kota Sabang Aman
Aceh Headlines

Stok Pangan Di Kota Sabang Aman

Kabid Perdagangan, Maspriyono saat pengecekan stok beras di gudang Dolog Sabang. Waspada/Ist
Kabid Perdagangan, Maspriyono saat pengecekan stok beras di gudang Dolog Sabang. Waspada/Ist

SABANG (Waspada): Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Sabang melalui Kabid Perdagangan, Maspriyono mengatakan, pihak sudah melakukan pengecekan persediaan ketahanan pangan baik di toko-toko kelontong maupun di gudang dolog setempat persediaan stok bahan pokok kebutuhan penting di daerah itu dalam keadaan aman dan terkendali.

Hal itu disampaikannya usai melakukan pengecekan stok beras di gudang Dolog Sabang, Sabtu (21/3).

Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Perindustrian, Perdangangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Sabang terus memantau persediaan dan mengupayakan menjaga ketahanan stok bahan pokok kebutuhan penting (Bapokting) di daerah ini aman dan tersedia.

Kata dia, untuk menjaga ketersediaan pangan, ia bersama staf melakukan pemantauan langsung ke distributor, untuk pastikan stok bahan pokok kebutuhan penting untuk kebutuhan masyarakat aman dan tersedia. “Seperti kebutuhan beras, gula, minyak goreng, telur dan tepung,” terangnya.

Ia juga memantau dan memastikan ketersediaan stok beras di Gudang Semi Permanen (GSP) Bulog Cot Ba’u Kota Sabang. “Untuk ketersedian bahan pokok beras di Kota Sabang masih cukup, dan harganya pun masih stabil,” katanya.
.
Untuk upaya mempertahankan itu, lanjutnya, akan dilakaukan tingkatkan pemantauan secara rutin setiap harinya oleh petugas pelayanan pasar, selain untuk mendapatkan informasi harga pasar stabil, juga memastikan ketersediaan stok Bapokting tetap tersedia dengan harga terjangkau.

Pemantauan rutin itu juga untuk mewujudkan amanat dari surat edaran Wali Kota Sabang, Nazaruddin, S.I.Kom, nomor 440/1659 tentang Pencegahan Virus Corona (Covid-19) di Kota Sabang, yakni pada poin (13) warga masyarakat dihimbau tidak berbelanja bahan pokok berlebihan karena stok dalam kondisi aman dan tersedia.

“Kami menghimbau kepada pelaku usaha perdagangan untuk tidak menyimpan/menimbun, apalagi menaikkan barang pokok, karena dapat melanggar ketentuan Pasal 29 UU No. 7 thn 2014,” harapnya.(b31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2