Waspada
Waspada » Soal Prokes, Pejabat Wajib Memberi Contoh Baik
Aceh Headlines

Soal Prokes, Pejabat Wajib Memberi Contoh Baik

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian berbincang-bincang dengan Bupati Pidie usai menghadiri rapat koordinasi Satgas Covid-19 di Oproom kantor bupati setempat, Selasa (24/11). Soal Prokes, pejabat wajib memberi contoh baik. Waspada/Muhammad Riza
Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian berbincang-bincang dengan Bupati Pidie usai menghadiri rapat koordinasi Satgas Covid-19 di Oproom kantor bupati setempat, Selasa (24/11). Soal Prokes, pejabat wajib memberi contoh baik. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Penerapan protokol kesehatan (Prokes)dirasa lebih efektif apabila, pemerintah terutama para pejabat publik dan tokoh masyarakat memberi contoh yang dapat diikuti oleh khalayak. Di samping itu juga perlu dibarengi aksi nyata, seperti melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Kita ini sebagai pejabat dan publik figur, memberikan contoh disiplin kepada masyarakat. Jangan kita yang menjadi publik figur, kita juga memberi contoh tidak baik kepada masyarakat sehingga cerminan kita adalah cerminan masyarakat, dan masyarakat adalah cerminan kita,” kata Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, pada Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 Kabupaten Pidie di Oproom Kantor Bupati setempat, Selasa (24/11).

Kata AKBP Zulhir Destrian, dalam rapat bersama unsur Forkopimda sebelumnya yang digelar di Mapolres Pidie, ia pernah mengatakan, soal Prokes, jangan meminta masyarakat untuk disiplin, melakukan kegiatan isolasi, test swab dan sebagainya kepada masyarakat, sedangkan pejabat yang juga publik figur tidak memberikan contoh.

“Saya dulu pernah menantang, dinas-dinas segala macam. Ada tidak yang berani untuk dilakukan test swab. Tidak ada yang berani. Lalu, kita suruh masyarakat untuk melakukan swab dan lain-lain, tetapi kita sendiri tidak berani. Ketika ada yang kena positif Covid-19, sembunyi, nular ke yang lain. Ini bagaimana,” tanya Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 Kabupaten Pidie yang dipimpin langsung Bupati Pidie Roni Ahmad.

Zulhir Destrian menjelaskan bahwa penyakit Covid-19 bukan penyakit aib, semisal HIV-AIDS, kusta dan sebagainya, sehingga oknum pejabat atau masyarakat yang terpapar virus Corona tidak perlu bersembunyi.

“Tidak ada masalah kalau kena. Siapa yang mau sakit, tidak ada. Sehat itu mahal. Ketika kena, ya sudah harus disiplin, dirawat, di rumah sakit kah atau di rumah. Dirawat di rumah sakit saja tidak mau kok, mintanya isolasi mandiri, bagaimana kita suruh masyarakat untuk dirawat,” katanya menambahkan soal Prokes.

Terkait fasilitas rumah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, dalam kesempatan itu menyampaikan stok obat-obatan untuk penanganan pasien Covid-19 masih kurang.

“Ini harusnya kita bongkar sedikit untuk kita sama –sama evaluasi. Rumah sakit kita sudah layak belum, yang obat-obatan sudah ada belum, tercukupi belum. Dari sini saja kita ketahui, bagaimana masyarakat mau dirawat di rumah sakit, bagaimana masyarakat mau isolasi. Kita lihat ruang isolasi di rumah sakit kita, saya sudah cek,” tandas Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2