Waspada
Waspada » Sepanjang 2020, Dua Oknum Anggota Polres Pidie Dipecat
Aceh Headlines

Sepanjang 2020, Dua Oknum Anggota Polres Pidie Dipecat

8 Masih Jalani Proses Hukum

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian didampingi Wakapolres Kompol Dedy Darwinsyah, SE, MM, dan Kabagops AKP Iswahyudi, SH, memberikan keterangan pers akhir tahun kepada para wartawan di Joglo Mapolres setempat, Kamis (31/12). Sepanjang 2020, Dua Oknum Anggota Polres Pidie Dipecat. Waspada/Muhammad Riza
Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian didampingi Wakapolres Kompol Dedy Darwinsyah, SE, MM, dan Kabagops AKP Iswahyudi, SH, memberikan keterangan pers akhir tahun kepada para wartawan di Joglo Mapolres setempat, Kamis (31/12). Sepanjang 2020, Dua Oknum Anggota Polres Pidie Dipecat. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Kepolisian Resor Pidie mengungkap, sebanyak 2 oknum polisi yang melakukan pelanggaran berat telah dipecat sepanjang 2020. Sementara, delapan oknum anggotanya masih menjalani proses hukum. Mayoritas mereka terjerat kasus Narkoba.

“Dua orang oknum anggota yang telah dipecat, masing-masing berinisial Bripka HK dan Brigadir FA. Sedangkan delapan oknum lainnya masih menjalani proses hukum, dan mereka semua diduga terlibat Narkoba,” kata Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, S.IK, MH. Peryataan ini disampaikan AKBP Zulhir Destrian pada acara Konferensi Pers akhir tahun 2020 di Joglo Bhara Daksa Polres Pidie, Kamis (31/12).

Hadir dalam kegiatan yang diselingi makan siang bersama tersebut, Wakapolres Pidie Kompol Dedy Darwinsyah, SE, MM, Kabagops AKP Iswahyudi, SH, Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra, S.Sos, MH, Kasat Reserse Narkoba Iptu Erwo Guntoro, SH, Kasat Lantas AKP Dede Kurniawan, S.IK. dan Kasat Intelkam AKP Zulkarnen, S.Sos.

Acara yang berlangsung penuh keakraban antara personel kepolisian dengan sejumlah wartawan yang melakukan peliputan di wilayah hukum Polres Pidie. Konferensi Pers ini rutin digelar setiap akhir tahun sebagai bahan evaluasi untuk Polres Pidie dan personelnya. Kendati dalam situasi pandemi COVID-19, konferensi digelar dengan mentaati Protokol Kesehatan, mulai dari memakai masker, menjaga jarak dan memakai Handsanitizer.

Lanjut Kapolres Pidie, selain telah menindak tegas dua oknumnya karena terbukti melakukan pelanggaran berat, sepanjang 2020 pihaknya juga telah mengungkapkan kasus Narkoba berjumlah 140 kasus. Angka ini bila dibandingkan tahun 2019 sebanyak 149 kasus, maka pengungkapan kasus Narkoba pada Tahun 2020 mengalami penurunan sebanyak 9 kasus atau menurun 6,04%.

AKBP Zulhir Destrian berujar, selain menindak tegas pelaku yang terlibat Narkoba, pihaknya juga melakukan upaya persuasif untuk mencegah peredaraan Narkoba di wilayah hukum Polres Pidie melalui kegiatan Saweu Sikula, Saweu Gampong, dan Saweu Warong Kopi. Dalam setiap pertemuan dengan warga, jelas dia, pihaknya selalu mengimbau dan mengedukasikan masyarakat serta pelajar untuk menjauhi barang haram berupa Narkoba.

Terkait dengan gangguan Kamtibmas/Kriminalitas bidang tindak pidana umum, sepanjang tahun 2020 terjadi sebanyak 335 kasus, dibandingkan 2019 kasus tindak pidana umum ini terjadi sebanyak 440 kasus. Artinya, jelas dia, kasus yang terjadi di tahun 2020 mengalami penurunan sebanyak 105 kasus atau turun 23,86%.

“Untuk kejadian Laka Lantas pada tahun 2020 sebanyak 213 kasus. Jumlah itu bila dibangkan tahun 2019 yang terjadi sebanyak 433 kasus, maka kasus Laka Lantas yang terjadi di wilayah hukum Polres Pidie pada tahun 2020 mengalami penurunan sebanyak 220 kasus atau menurun 50,8%,” tandasnya AKBP Zulhir Destrian. (b06)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2