Semen Langka, Harga Meroket Mencapai Rp65 Ribu/Zak Di Langsa

- Aceh
  • Bagikan

LANGSA (Waspada) : Sepekan terakhir keberadaan semen di Kota Langsa dilaporkan mulai langka dan harganya juga cukup vantastik meroket hingga di kisaran Rp65 ribu/zak, Sabtu (27/11).

Adapun kelangkaan semen seperti merek merah putih, dinamik dan Andalas, kesemuanya sudah mulai hilang di pasaran.

Kendati demikian untuk harganya juga mengalami kenaikan yang sangat signifikan seperti merk merah putih Rp58 ribu/zak, sedangkan untuk merk dinamik Rp51 ribu/zak dan yang begitu naik tajam yakni semen Andalas mencapai Rp65 ribu/zak.

Persoalan mendasar adalah dimana permintaan semen diakhir tahun ini cukup banyak, namun stok di tingkat pedagang material di Kota Langsa tidak tersedia stok alias hilang dari peredaran.

Seorang warga, Islamsyah, yang ditanyai wartawan, Sabtu (27/11) membenarkan hal tersebut bahwa kenaikan harga sangat signifikan dan di pasar terjadi kelangkaan.

“Harga semen cukup melejit harganya dan lebih parahnya lagi barang juga tidak ada dipasaran,” keluh Islamsyah.

Sementara itu informasi yang dihimpun wartawan disejumlah pedangan material di Kota Langsa terkait harga semen seperti Andalas dikisaran Rp62 ribu hingga Rp65 ribu/zal, untuk Semen merk merah putih dibandrol dari harga Rp54 ribu sampai Rp58 ribu/zak, dan untuk semen merk Dinamik dari harga Rp54 ribu hingga Rp65 ribu/zak.

Dan kabarnya juga harga besi juga mengalami kenaikan sedangkan stock barang di pasaran juga mulai menipis.

Sedangkan Ketua Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI NU), Dafid Suryadi ST, mengatakan bahwa terkait kelangkaan semen yang terjadi dibeberapa daerah khususnya Kota Langsa disetiap akhir tahun berdampak terhambatnya sebuah pekerjaan dimana banyaknya kegiatan-kegiatan yang sedang dikerjakan.

Dimana bila stock semen tidak memadai maka akan terjadi terkendala dalam pekerjaan konstruksi dimana disetiap masing- masing daerah sudah dijatahkan stok semennya berdasarkan wilayahnya, kekurangan stock ini memicu keterlambatan proses pekerjaan disetiap daerah, apa ada indikasi permainan pada agennya.

“Kelangkaan ini kami sinyalir ada permainan ditataran agen semen, kalaulah ini yang terjadi sangat kita sayangkan karena diakhir tahun setiap rekanan yang mengerjakan proyek sangat terkendala bila tidak adanya stock semen,” ujarnya.

Pun demikian, diharapkan peran pemerintah dalam mengatasi persoalan kelangkaan semen dan harga yang begitu meroket yang sangat membebani para pekerja di lapangan, apalagi saat ini masih Pandemic Covid 19, yang seharusnya ketika ada stock semen yang memadai akan berimbas pada geliat ekonomi.

Karena itu juga dalam setiap pekerjaan banyak menggunakan jasa tenaga buruh yang mana ini adalah mata pencaharian para buruh tukang dalam menghidupi keluarganya.

“Kiranya pemerintah tanggap dengan persoalan ini dan sangat dirasakan oleh para buruh bila stock semen Langka dipasaran,” tukasnya. (crp).

Waspada/Rapian
Tampak pekerja buruh harian lepas atau tukang saat mengerjakan pekerjaan bangunan dan mengeluh akibat kelangkaan semen dan meroketnya harga semen ditingkat pasar Kota Langsa, Sabtu (27/11).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *