banner 325x300

Seluruh Sekolah Akan Dievaluasi Kepatuhan Prokes

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, diperiksa suhu tubuh saat tiba dipintu gerbang dalam kunjungan kerja dan meninjau TKN Buket Panyang, Kec. Julok, Aceh Timur, Sabtu (5/9). Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Pasca berlangsungnya belajar tatap muka terhitung 31 Agustus lalu untuk jenjang TK/PAUD dan SD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur akan meninjau dan mengevaluasi tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan untuk seluruh lembaga pendidikan, baik formal atau non-formal.

“Seluruh lembaga pendidikan baik formal dan non-formal akan kita evaluasi tingkat kepatuhan dalam penerapan prokes, terutama sekolah-sekolah di daerah pedalaman seperti di Simpang Jernih, Peunarun dan Serbajadi,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, kepada Waspada, Minggu (6/9).

Dia mengaku sudah mulai meninjau sejumlah sekolah formal dan non formal dipedalaman Julok dan Indra Makmu, seperti TK Negeri Buket Panyang, Kec. Julok, SDN Bandar Baro, Kec. Indra Makmu dan PKBM Aula Duna di Indra Makmu, Sabtu (5/9).

“Hasilnya, mereka di daerah pedalaman sudah menerapkan prokes sesuai ketentuan, bahkan tingkat kesadaran peserta didik juga sudah diatas rata-rata,” kata Saiful Basri.

Oleh karenanya, diharapkan seluruh sekolah terus menerapkan protokol kesehatan untuk menimalisir penyebaran wabah COVID-19 di Aceh Timur, apalagi sekolah-sekolah yang berada dalam desa yang memiliki pasien terpapar COVID-19, sepeti Kecamatan Indra Makmu, Julok, Idi Rayeuk dan Nurussalam.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar pendidik dan peserta didik untuk membudayaan hidup bersih, seperti sering mencuci tangan, mengkonsumsi makanan yang bergizi, memakai masker saat keluar rumah, dan menghindari kerumunan serta menjaga jarak,” imbau Saiful Basri.

Disisi lain, dirinya juga tidak segan-segan mengambil sikap terhadap sekolah yang tidak menjalankan protokol kesehatan selama proses belajar tatap muka, karena instruksi tersebut berlaku secara nasional dan pemerntah sudah berulangkali mengimbau dalam memerangi pandemi Covid-19 yang kian mengancam itu.

“Jika dalam kunjungan kami dari dinas menemukan sekolah yang tidak mematuhi prokes dalam belajar tatap muka, maka kami akan ambil sikap sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian Saiful Basri.

Sebelumnya, Saiful Basri mengunjungi sejumlah lembaga pendidikan formal dan non formal dipedalaman Aceh Timur, seperti SDN Buket Panyang dan TK Negeri Buket Panyang, Kec. Julok. Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi SDN Bandar Baro, dan SMPN 3 Indra Makmu, serta SMPN 1 Indra Makmu.

Selain melihat kesiapan pihak sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan, Saiful Basri juga melihat bangunan sekolah yang layak direhab. (b11).

 

  • Bagikan