Waspada
Waspada » Sekolah Di Pedalaman Dinilai Lebih Patuh Prokes
Aceh

Sekolah Di Pedalaman Dinilai Lebih Patuh Prokes

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri (kanan) meninjau pembelajaran tatap muka  mengikuti protokol kesehatan Sabtu (5/9). Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Sekolah-sekolah di daerah pedalaman dinilai lebih tertib dan patuh dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes), baik TK, SD dan SMP. Bahkan sebagian pelajar tetap memakai masker disaat mengikuti praktek lapangan mata pelajaran Pendidikan Jasmini dan Kesehatan (Penjaskes).

Hal tersebut sebagaimana terlihat dalam Inspeksi Mendadak (Sidak) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur di SMPN 3 Indra Makmu dan SDN Bandar Baro, dan SMPN 1 Indra Makmu, Kec. Indra Makmu.

Begitu juga dengan murid SDN Buket Panyang dan TK Negeri Buket Panyang, Kec. Julok, juga tertib dalam menjaga protokol kesehatan.

“Harapan kami seluruh lembaga pendidikan mulai dari TK, SD dan SMP terus menertibkan protokol kesehatan (prokes) selama belajar berlangsung, sehingga penyebaran COVID-19 dapat diminimalisir,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, S.Pd, M.Pd, kepada Waspada, di sela-sela meninjau pembelajaran tatap muka di SMPN 3 Indra Makmu, Sabtu (5/9).

Dia juga mengapresiasi sejumlah sekolah yang dikunjungi kala itu, karena telah membuat plang batas antar jemput orangtua/wali siswa/i hingga di pintu pagar.

Hal tersebut dianggap sebuah gagasan dan inovasi pihak sekolah dalam mencegah penyebaran wabah Corona di lingkungan sekolah.

“Muda-mudahan seluruh sekolah-sekolah lain juga tetap mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan,” sebut Saiful Basri.

Sebelum dan setelah dilakukan pembelajaran tatap muka, diharapkan siswa/i dan guru tidak melepas masker hingga sampai di rumah.

“Memeriksa suhu tubuh, mencuci tangan, dan menjaga jarak duduk dalam ruang belajar menjadi kewajiban setiap seluruh sekolah yang melakukan belajar tatap muka, tidak terkecuali TK/PAUD,” tegas Saiful Basri.

Dirinya mengaku sama sekali tidak menyangka kepatuhan siswa/i di daerah pedalaman yang dinilai lebih tinggi dalam menjaga protokol kesehatan (prokes), bahkan spanduk ‘Ingat Covid, Ingat Masker’ juga terpasang disejumlah titik dalam desa disekitar sekolah, termasuk di balai desa dan kios-kios masyarakat.

“Tapi kita tetap imbau masyarakat tidak lalai. Meskipun seluruh pasien yang terpapar COVID-19 seluruhnya sembuh, namun peserta didik, tenaga pendidik dan non kependidikan kita harap terus mengenakan masker setiap beraktifitas diluar rumah, termasuk saat ke pasar,” demikian Saiful Basri. (b11).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2