Waspada
Waspada » Segera Aspal Jalan Atim–Galus
Aceh Headlines

Segera Aspal Jalan Atim–Galus

KONDISI Jalan Lintas Provinsi Aceh yang menghubungkan Kabupaten Aceh Timur dengan Galus di Desa Semanah Jaya, Ranto Peureulak, Aceh Timur, dalam kondisi rusak parah. Foto diambil Minggu (14/3). Segera Aspal Jalan Atim–Galus. Waspada/M. Ishak
KONDISI Jalan Lintas Provinsi Aceh yang menghubungkan Kabupaten Aceh Timur dengan Galus di Desa Semanah Jaya, Ranto Peureulak, Aceh Timur, dalam kondisi rusak parah. Foto diambil Minggu (14/3). Segera Aspal Jalan Atim–Galus. Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, MT, didesak segera melakukan pengaspalan jalan lintas provinsi yang menghubungkan Peureulak, Aceh Timur, dengan Blang Kejeren, Gayo Lues.

Hal tersebut dinilai penting, sehingga sarana transportasi antar kabupaten itu tidak lagi mengancam pengguna jalan dari dua arah. Apalagi di sejumlah titik kerap terjadi longsor saat musim penghujan, seperti di Peunarun dan Lokop.

“Kami minta Gubernur Aceh segera melakukan pembangunan dan pengaspalan jalan antara provinsi mulai dari Peureulak hingga tembus ke Blangkejeren, sehingga arus transportasi antar kabupaten itu tidak lagi mengancam pengguna jalan,” kata Ketua LSM Komunitas Aneuk Nanggroe Aceh (KANa), Muzakir, kepada Waspada.id, Selasa (16/3).

Menurut dia, wajar kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Aceh mulai berkurang, karena jalan yang sempat ditinjau Gubernur Aceh tahun lalu hingga kini tak kunjung dibangun. Padahal kondisi kerusakan sudah tergolong parah dan sulit dilalui berbagai jenis kendaraan.

“Saat ini jalan antar kabupaten ini tidak lebih dari jalan antar desa. Bukan lagi berlubang, tapi kubangan kerbau berjejer mulai dari Ranto Peureulak hingga ke Lokop,” urai Muzakir.

Riva, tokoh masyarakat Ranto Peureulak, menambahkan, kecelakaan hampir setiap pekan terjadi sepanjang jalan mulai dari Simpang Kampung Beusar hingga ke Ranto Peureulak. Begitu juga dengan kondisi jalan dari Ranto Peureulak hingga ke Peunarun dan Lokop, juga sangat sulit dilalui.

“Jalan ini proyek multiyears, di mana pekerjaannya dilakukan tiga tahun berturut-turut. Mudah-mudahan pekerjaan pembangunan jalan ini segera dilaksanakan, sehingga masyarakat dapat lebih leluasa dalam menurunkan hasil alam ke Peureulak,” sebut Riva.

Iskandar Usman Alfarlaky, Anggota DPR Aceh, dimintai keterangannya mengaku sudah mendesak Gubernur Aceh agar segera menjalankan proyek pembangunan jalan lintas provinsi itu, apalagi selama ini jalan tersebut menjadi penghubung antara Kabupaten Aceh Timur dengan Gayo Lues.

“Jalan ini tanggungjawab APBA, sehingga kerusakan, perbaikan dan perawatannya menjadi urusan Pemerintah Aceh, bukan tanggungjawab Pemkab Aceh Timur,” ujar politisi Partai Aceh (PA) itu.

Oleh sebabnya, sudah sewajarnya kita sebagai wakil rakyat di DPR Aceh, meminta Gubernur Aceh segera membangun jalan penghubung antar kabupaten itu, karena anggarannya sudah diplotkan dalam APBA.

“Mudah-mudahan pembangunannya bisa segera dilaksanakan, karena hingga saat ini belum ada tanda-tanda dimulainya pembangunan jalan lintas provinsi ini,” pungkas Alfarlaky, sapaan Iskandar Usman Alfarlaky. (b11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2