Waspada
Waspada » Sedang Jumatan, Rumah Warga Abdya Nyaris Ludes Terbakar
Aceh

Sedang Jumatan, Rumah Warga Abdya Nyaris Ludes Terbakar

Mobil Damkar milik BPBK Abdya, berupaya memadamkan api yang membakar rumah warga di Desa Pantai Perak, Kecamatan Susoh. Jumat (3/4). Waspada/Syafrizal
Mobil Damkar milik BPBK Abdya, berupaya memadamkan api yang membakar rumah warga di Desa Pantai Perak, Kecamatan Susoh. Jumat (3/4). Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Satu unit rumah warga di Desa Pantai Pirak, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya), nyaris rata dengan tanah di lalap ‘si jago merah’ saat sedang berlangsungnya pelaksanaan shalat Jumat (3/4), sekira pukul 13:00 WIB siang.

Beruntung, kebakaran yang terjadi  itu berhasil dipadamkan dengan bantuan mobil pemadam kebakaran (damkar) yang didatangkan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, ke lokasi, tepat sebelum api melalap habis bangunan permanen itu.

Menurut keterangan salah satu warga setempat ditemui Waspada di lokasi kejadian mengatakan, rumah yang terkena musibah tersebut merupakan milik Emizar, 52.

Saat kejadian katanya, pemilik rumah masih berada di dalam rumahnya. Secara tiba-tiba, diketahui api menyambar dan membakar rumah korban dengan sangat cepat.

“Kita tidak tau persis dari mana api berasal, hingga membakar rumah pak Emi. Kita hanya melihat api terus membesar, hingga ke atap rumah,” ungkap warga yang menolak namanya ditulis itu.

Meskipun saat kejadian warga banyak yang sedang menunaikan sholat Jumat, namun sejumlah warga yang tidak pergi ke masjid, masih sempat berupaya menghubungi pihak Damkar BPBK Abdya, sambil terus berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Tidak lama kemudian, armada Damkar langsung tiba di lokasi, yang mudah diakses dari jalan nasional.

“Dalam hitungan beberapa puluh menit, api langsung bisa dipadamkan oleh Damkar, meski sebelumnya api juga sudah mulai mengecil berkat pertolongan warga, walau banyak barang berharga milik korban tidak bisa terselamatkan, termasuk satu unit sepedamotor yang terkurung di dalam rumah,” katanya.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Abdya, Yasri, terpisah menyebutkan, sebelum Damkar tiba di lokasi kejadian, warga juga sudah membantu memadamkan api dengan alat manual. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah 3 unit Damkar mengeluarkan semburan air ke rumah yang terbakar tersebut.

“Karena tidak jauh dari akses jalan raya, maka api dengan cepat mampu dipadamkan,” sebutnya.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Beberapa barang berharga milik korban tidak dapat diselamatkan. Bahkan, satu unit sepedamotor milik korban juga ikut terbakar. “Anak korban juga sempat dilarikan ke rumah sakit karena kakinya terbakar, saat sedang berupaya memadamkan api,” ujarnya.

Yasri belum berani memberikan darimana sumber api. Saat ini katanya, kejadian itu sedang dilakukan proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.(cza)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2