Sebulan Terakhir Pasien Covid-19 di RSUD Cut Meutia Nihil

Sebulan Terakhir Pasien Covid-19 di RSUD Cut Meutia Nihil

- Aceh
  • Bagikan
Meskipun kasus Covid-19 menurut di Aceh Utara, namun penerapan Prokes tetap dilakukan dalam setiap kegiatan masyarakat. Tampak warga tetap memakai masker saat mengikuti simulasi banjir di Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara beberapa waktu lalu. Waspada/Zainal Abidin
Meskipun kasus Covid-19 menurut di Aceh Utara, namun penerapan Prokes tetap dilakukan dalam setiap kegiatan masyarakat. Tampak warga tetap memakai masker saat mengikuti simulasi banjir di Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara beberapa waktu lalu. Waspada/Zainal Abidin

LHOKSEUMAWE (Waspada): Dalam sebulan terakhir pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia nihil. Sementara kenaikan kasus terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia, sehingga masyarakat diminta tetap berhati-hati.

Humas RSUD Cut Meutia, Jalaluddin, M.Kes menjelaskankan, sebulan terakhir tidak ada pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di sana. Sehingga, jumlah pasien yang telah mendapat perawatan masih tetap 598 orang. Sedangkan yang meninggal dunia 119 orang. “Sudah satu bulan (pasien Covid-19-red) kita nihil,” jelas Jalaluddin, Kamis (18/11).

Para pasien Covid-19 yang pernah mendapat perawatan di RSUD Cut Meutia, didominasi warga Aceh Utara dan Lhokseumawe. Dengan rincian, dari Aceh Utara 301 pasien dan Kota Lhokseumawe 210 pasien.

Selain itu, rumah sakit tersebut juga merawat, 73 pasien dari luar Aceh Utara dan Lhokseumawe. Bahkan, sejumlah 17 pasier berasal dari luar Provinsi Aceh.

Kenaikan Di Beberapa Daerah

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate melalui siaran pers yang diterima Waspada, Rabu (17/11) mengatakan, saat ini kenaikan kasus mulai terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Sehingga, masyarakat diminta untuk berhati-hati dan mewaspadai kenaikan kasus tersebut.

Menurut Menkominfo, berdasarkan laporan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, penambahan kasus positif mencapai 347 pasien hingga Selasa (16/11). Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Indonesia, secara kumulatif sejak 2 Maret 2020 menjadi 4.251.423 kasus.

Sehari sebelumnya yaitu pada Senin (15/11), kasus positif harian juga bertambah sebanyak 221 orang. Dengan demikian, ada penambahan sebanyak 126 orang positif Covid-19 dari Senin hingga Selasa.

Dalam siaran pers tersebut, juga disebutkan tentang penjelaskan Epidemiolog Kamaluddin Latief. Dia menilai, kenaikan kasus di tanah air terjadi karena tingkat kepatuhan terhadap protokol yang mulai menurun. Di saat yang sama, ada peningkatan mobilitas antar wilayah maupun di dalam wilayah sendiri.

Data kasus harian yang melandai, menurutnya membuat banyak orang merasa Covid-19 sudah hilang. Hal ini yang selalu diingatkan epidemiolog, bahwa pandemi belum usai dan ancaman gelombang ke-3 ada didepan mata dengan tren kasus di banyak negara maupun meluasnya varian delta.

Dia berpendapat, cara paling ampuh untuk menekan kasus adalah dengan mematuhi protokol kesehatan, meningkatkan cakupan vaksinasi. Menurutnya, jika tren kasus masih naik bahkan hingga tak terkendali, maka pembatasan mobilitas harus dilakukan, terutama saat libur panjang.(b08)


  • Bagikan